Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cari Dana Lewat Obligasi, Jurus Tower Bersama (TBIG) Refinancing Utang

Aksi ini akan menjadi penerbitan obligasi keempat TBIG pada tahun ini, setelah perseroan sebelumya merilis obligasi global pada Januari, dan penawaran obligasi rupiah pada Februari dan Maret 2021.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 16 Juli 2021  |  18:37 WIB
Presiden Direktur PT Tower Bersama Infrastructure Tbk, Herman Setya Budi (kiri) didampingi Direktur Helmy Yusman Santoso memberikan penjelasan, usai RUPST di Jakarta, Selasa (21/5/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat
Presiden Direktur PT Tower Bersama Infrastructure Tbk, Herman Setya Budi (kiri) didampingi Direktur Helmy Yusman Santoso memberikan penjelasan, usai RUPST di Jakarta, Selasa (21/5/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. kembali mencari dana lewat pasar obligasi untuk kebutuhan pelunasan kembali utang atau refinancing. Aksi ini menambah daftar penggalangan dana yang dilakukan perseroan sepanjang tahun ini.  

Emiten menara telekomunikasi berkode saham TBIG ini bersiap menggelar penawaran obligasi hingga Rp1,2 triliun yang akan terbagi dalam dua seri.

Obligasi Berkelanjutan V Tower Bersama Infrastructure Tahap I Tahun 2021 akan ditawarkan dengan periode jatuh tempo 370 hari dan tiga tahun sejak tanggal emisi.

Manajemen TBIG menjelaskan, rencana penggunaan dana hasil penawaran umum obligasi akan dipinjamkan kepada entitas anak perseroan yaitu PT Solusi Sindo Kreasi Pratama untuk melakukan pembayaran sebagian kewajiban keuangan.

“…terkait fasilitas pinjaman revolving dalam US$375 juta facility Agreement yang akan dibayarkan pada para kreditur melalui United Overseas bank Ltd. sebagai agen,” demikian tulis prospektus perseroan, dikutip Jumat (16/7/2021)

Sementara itu, berdasarkan laporan keuangan perseroan per 30 Desember 2020, TBIG dan perusahaan anak mempunyai liabilitas yang seluruhnya berjumlah Rp27,22 triliun, terdiri atas liabilitas jangka pendek Rp13,78 triliun dan liabilitas jangka panjang Rp13,44 triliun.

Dalam rangka penerbitan obligasi berkelanjutan ini, Tower Bersama telah memperoleh hasil pemeringkatan dari PT Fitch Ratings Indonesia dengan peringkat AA+

TBIG menunjuk empat penjamin pelaksana emisi obligasi, yakni PT CIMB Niaga Sekuritas, PT DBS Sekuritas Indonesia, PT Indo Premier Sekuritas, dan PT UOB Kay Hian Sekuritas.

Penawaran obligasi teranyar ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) V Tower Bersama dengan target plafon hingga Rp15 triliun. Perseroan tercatat sebelumnya menghentikan PUB IV pada Mei lalu, yang memiliki sisa plafon sekitar Rp1,67 triliun.

Penerbitan surat utang kerap dilakukan TBIG sebagai salah satu sumber refinancing utang.

Berdasarkan catatan Bisnis, Tower Bersama sempat merilis obligasi global senilai US$300 juta dengan tingkat suku bunga 2,75 persen pada Januari 2021. Obligasi global ini akan jatuh tempo pada 2026.

Selain itu, perseroan juga menyelesaikan penerbitan obligasi berkelanjutan IV tahap III senilai Rp2,91 triliun pada Februari 2021. Kemudian, perseroan melanjutkan penerbitan PUB IV tahap IV dengan emisi Rp970 miliar pada Maret 2021.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi tower bersama
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top