Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Erick Thohir Khawatir Ada BUMN Mati Akibat Gagal Go Digital, Ini Bisa Jadi Solusi

Erick meyakini penguatan SDM akan membantu BUMN untuk dapat bersaing di tengah era digital.
Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan keterangan pers di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (2/6/2021)./ANTARA FOTO-Dhemas Reviyanto
Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan keterangan pers di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (2/6/2021)./ANTARA FOTO-Dhemas Reviyanto

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian BUMN mengkhawatirkan sejumlah BUMN dapat mati karena tak mampu melakukan digitalisasi. Pengembangan SDM menjadi kuncinya.

Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan pendapatnya mengenai kelanjutan hidup BUMN di tengah era digital ini. Erick mengaku khawatir BUMN akan punah jika tidak mampu bersaing dengan perusahaan lain.

"Kita juga melihat bagaimana pabrik-pabrik manufaktur itu akan menuju ke digitalisasi. Inilah yang sangat dikuatirkan saya secara pribadi, ketika BUMN-nya tidak siap mentransformasikan, maka BUMN-nya punah. Karena kalah di persaingan," ujarnya dalam rilis Ruangguru, Senin (5/7/2021).

Kementerian BUMN maupun perusahaan negara harus melakukan proses transformasi, salah satunya yaitu dengan melakukan penguatan sumber daya manusia (SDM). Erick meyakini penguatan SDM akan membantu BUMN untuk dapat bersaing di tengah era digital.

LMS dari Ruangkerja by Ruangguru dapat menjadi solusi terbaik bagi BUMN untuk memberikan pelatihan karyawan secara online. Ruangkerja merupakan platform Learning Management System (LMS) yang efektif dan efisien untuk pelatihan perusahaan.

Melalui Ruangkerja, BUMN dapat memenuhi kebutuhan peningkatan kemampuan karyawannya sehingga daya saing BUMN di tengah era digital pun akan turut meningkat.

"Aplikasi ruangkerja sangat cocok menjadi platform pelatihan bagi seluruh karyawan di era digital. Karyawan dapat mengakses seluruh materi pelatihan yang diberikan oleh perusahaan tanpa terbatas waktu dan tempat," ungkap manajemen Ruangguru dalam keterangan resminya.

SDM dapat mengakses dan mempelajari materi pelatihan kapan saja dan di mana saja, sehingga mereka tidak perlu meninggalkan pekerjaannya untuk berkumpul di waktu dan tempat yang sama demi mendapatkan materi baru.

Di aplikasi Ruangkerja, seluruh karyawan dapat berkolaborasi dengan kelompok terkait materi pelatihan melalui fitur discussion forum.

Perusahaan juga dapat menyertakan peran ahli pada kelompok diskusi tersebut untuk membantu memaksimalkan pemahaman materi.

Dengan adanya fitur ini, diskusi antar karyawan tetap bisa terlaksana dengan baik meskipun pelatihan dilakukan secara online dan karyawan tidak bertatap muka secara langsung.

Meskipun dilakukan secara online, perusahaan tetap bisa memantau jalannya pelatihan dengan sangat mudah. Dashboard di aplikasi ruangkerja dapat secara langsung menampilkan data terbaru terkait jalannya pelatihan.

Selain itu, data hasil pelatihan setiap orang pun juga dapat langsung diakses melalui dashboard Ruangkerja. Oleh karena itu, perusahaan tidak perlu khawatir mengenai jalannya pelatihan karena monitoring dan evaluasi bisa dilakukan secara praktis melalui aplikasi.

Dengan memanfaatkan LMS, khususnya aplikasi Ruangkerja, perusahaan tidak hanya dipermudah dalam melaksanakan pelatihan karyawan, tetapi juga menghemat waktu dan biaya untuk kebutuhan peningkatan kemampuan karyawan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper