Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bursa Efek Kedatangan 3 Emiten Debutan Pekan Ini, Siapa Saja?

Tiga emiten tersebut yaitu PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Era Graharealty Tbk. (IPAC) dan PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (MASB).
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 03 Juli 2021  |  09:55 WIB
Bursa Efek Kedatangan 3 Emiten Debutan Pekan Ini, Siapa Saja?
Karyawan melintas di depan papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (3/5/2021). Bisnis - Fanny Kusumawardhani
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pasar modal Indonesia kembali kedatangan tiga emiten baru yang resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 28 Juni – 2 Juli 2021.

Berdasarkan keterangan resmi BEI yang dikutip Sabtu (3/7/2021), 3 emiten resmi melakukan pencatatan perdana saham atau IPO. Pada Senin (28/6/2021) PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) yang bergerak di sektor industri emas resmi tercatat pada Papan Utama BEI dan merupakan perusahaan ke-21 yang tercatat di BEI pada tahun 2021.

Selanjutnya, pada Rabu (30/6/2021) PT Era Graharealty Tbk dengan kode saham IPAC, serta pencatatan perdana saham dan waran PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (MASB) resmi menjadi perusahaan ke-22 dan ke-23 yang tercatat di BEI pada tahun 2021.

IPAC bergerak pada sektor dan sub sektor properties & real estate, dengan industri dan subindustri pada sektor Real Estate Management & Development. Saham IPAC tercatat pada Papan Akselerasi BEI.

Sementara itu, MASB tercatat pada Papan Pengembangan BEI. MASB dicatatkan pada sektor financials dengan sub sektor bank, serta industri dan subindustri bank.

Pada perdagangan akhir pekan, Jumat (2/7/2021) kemarin, saham ARCI ditutup stagnan pada level Rp750. Sementara itu, IPAC menutup pekan dengan kenaikan 9,66 persen di level Rp159 per saham.

Selanjutnya, saham MASB terpantau terkoreksi 6,91 persen atau 270 poin pada level Rp3.640 per saham. Sebelumnya, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan unikorn dapat mulai merealisasikan IPO pada 2021 seiring dengan rampungnya regulasi khusus.

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi mengatakan bursa bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan diskusi intens untuk merumuskan regulasi soal initial public offering (IPO) startup.

"Mudah-mudahan tahun ini ada 2-3 unikorn listed di bursa kita. Kami sudah melakukan diskusi intens soal regulasi yang memungkinkan startup IPO," paparnya dalam webinar MNC Sekuritas pekan ini.

Sementara itu, per semester I/2021, BEI sudah kedatangan 23 perusahaan tercatat baru. Dalam pipeline IPO, masih ada 24 perusahaan yang akan masuk bursa. Inarno berharap 24 perusahaan di dalam pipeline IPO dapat merealisasikan aksi korporasinya pada tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bei pasar modal ipo Archi Indonesia
Editor : Hadijah Alaydrus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top