Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Garap Bisnis Bus Listrik, Bakrie & Brothers (BNBR) Siap Suplai Transjakarta

Melalui anak usahanya, PT Bakrie Autoparts (BA), BNBR akan mengembangkan sektor bisnis kendaraan listrik besar atau heavy e-mobility.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 25 Juni 2021  |  18:41 WIB
Garap Bisnis Bus Listrik, Bakrie & Brothers (BNBR) Siap Suplai Transjakarta
Presiden Direktur PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) Anindya Novyan Bakrie dalam siaran virtual, 15 Maret 2021 - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) mulai fokus mengembangkan sektor energi berkelanjutan (sustainable energy) sebagai salah satu segmen bisnis perusahaan. Salah satu sektor yang akan dikembangkan perusahaan adalah pembuatan bus listrik.

Presiden Direktur BNBR Anindya Novyan Bakrie menjelaskan, melalui anak usahanya, PT Bakrie Autoparts (BA), BNBR akan mengembangkan sektor bisnis kendaraan listrik besar atau heavy e-mobility. Salah satu fokus utama pada segmen bisnis ini adalah pengembangan bus listrik.

Anindya menuturkan, perusahaan telah menjalin kerja sama dengan BYD Auto sejak 2018 untuk mengembangkan industri bus listrik di Indonesia. Perusahaan secara bersama-sama telah menyepakati 4 tahap pengembangan serta produksi bus listrik ke depan.

Ia memaparkan keempat tahap tersebut adalah, pertama, importasi dan unjuk produk; tahap kedua, penetrasi pasar; ketiga, melakukan komersialisasi dan proses manufaktur awal; dan terakhir adalah komersialisasi penuh.

“Kami menyebut inisiatif kami di bus listrik ini sebagai project VEKTR,” jelasnya dalam konferensi pers perusahaan, Jumat (25/6/2021).

Anindya melanjutkan, bus listrik Bakrie Autoparts - BYD adalah bus listrik pertama di Indonesia yang telah lulus seluruh ketentuan proses homologasi serta pemenuhan seluruh ketentuan legalitas dan teknis untuk diujicoba secara komersil oleh Transjakarta. Bus ini juga merupakan bus listrik pertama yang telah diujicoba secara komersial di jalur Transjakarta.

Ia melanjutkan, pihaknya juga telah menjalin kerja sama dengan beberapa mitra dalam negeri untuk pembuatan bus listrik yang lebih baik. Langkah ini membuat tingkat komponen dalam negeri (TKDN) bus yang dibuat oleh BA mencapai 35 persen.

“Untuk tahap awal kami sudah 35 persen menggunakan komponen lokal. Ke depannya mudah-mudahan TKDN nya bisa mayoritas,” katanya

Sementara itu, CEO PT Bakrie Autoparts Dino Ryandi mengatakan, sebagai pemesanan pertama, Bakrie Autoparts akan memasok 30 unit bus listrik, 20 unit di antaranya telah siap digunakan oleh Transjakarta di Juni 2021.

“Spesifikasi dan kapasitas bus yang digunakan ini sama dengan bus saat ujicoba, dengan lantai rendah (lowdeck), dan direncanakan untuk penggunaan di rute-rute eksisting Transjakarta,” jelas Dino.

Ke depan, Perseroan siap menyediakan 70 unit lainnya untuk memenuhi target Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebanyak 100 unit bus listrik di 2021. Unit yang akan diproduksi ini nantinya berupa Completely Knocked Down (CKD) yang akan dirakit oleh perusahaan perakitan (karoseri) lokal.

“Saat ini, Bakrie Autoparts telah menyelesaikan pengerjaan satu unit bus listrik di perusahaan karoseri tersebut dan siap menerima pesanan dari Transjakarta,” lanjut Dino.

Anindya menambahkan, akhir tahun ini BNBR berencana untuk melakukan groundbreaking fasilitas kendaraan listrik di atas lahan seluas 5 hektar di Bakauheni, Lampung. Fasilitas perkaitan ini direncanakan akan berlangsung selama 6 bulan dengan nilai investasi sekitar US$50 juta.

“Sementara itu, besaran nilai working capital yang disiapkan untuk pengembangan proyek bus listrik ini sekitar US$30 juta,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Grup Bakrie anindya bakrie Bakrie & Brothers Kendaraan Listrik
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top