Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IHSG Ditutup Naik, Transaksi Saham Tembus Rp22 Triliun

Pada akhir sesi II pukul 15.00 WIB, IHSG naik 0,45 persen atau 25,98 poin menjadi 5.841,83. Sepanjang sesi, indeks bergerak di rentang 5.841,83-5.904,84.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 27 Mei 2021  |  15:08 WIB
Pekerja melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (1/2/2021). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pekerja melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (1/2/2021). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks harga saham gabungan ditutup menguat pada perdagangan Kamis (27/5/2021) seiring dengan transaksi jumbo.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka di posisi 5.850,502 dan langsung menguat 0,66 persen ke posisi 5.854,091 pada pukul 09.01 WIB

Pada akhir sesi II pukul 15.00 WIB, IHSG naik 0,45 persen atau 25,98 poin menjadi 5.841,83. Sepanjang sesi, indeks bergerak di rentang 5.841,83-5.904,84.

Sebanyak 294 saham berhasil menguat, 209 saham terkoreksi, dan 138 saham tidak bergerak daripada perdagangan sebelumnya. Jelang penutupan, total transaksi mencapai Rp22,13 triliun.

Jajaran top gainers diisi oleh saham HDIT yang naik 34,57 persen, BABP 35 persen, HERO 24,77 persen. Di sisi lain, pelemahan saham dipimpin oleh INDX yang turun -6,92 persen, LUCK -6,67 persen, FILM -6,69 persen.

Sasaran aksi beli oleh asing tertuju pada saham  TLKM dengan net buy Rp151,2 miliar, BBCA Rp140,2 miliar, dan ASII Rp71,8 miliar.

Sebelumnya, analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan menjelaskan secara teknikal pergerakan IHSG saat ini masih berada di level oversold. Terlihat ada potensi penguatan dari indikator stochastic setelah sepekan terakhir price chart mengalami konsolidasi jangka pendek. 

“Pergerakan juga didukung optimisme dari Bank Indonesia yang menjaga suku bunga tetap rendah dan investor akan mencermati rilis data PDB Amerika Serikat,” tulis Dennies dalam riset harian, dikutip Kamis (27/5/2021).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI transaksi saham
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top