Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Hero Supermarket (HERO) Alih Fokus, Gerai Giant Tutup Usia Akhir Juli

Langkah ini dilakukan untuk mengembangkan merek dagang lain yang lebih menguntungkan.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 25 Mei 2021  |  10:23 WIB
Hero Supermarket (HERO) Alih Fokus, Gerai Giant Tutup Usia Akhir Juli
Konsumen memilih barang kebutuhan di salah satu gerai supermarket Giant di Jakarta, Minggu (23/6/2019). - Bisnis/Triawanda Tirta Aditya
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten peritel PT Hero Supermarket Tbk. memutuskan untuk menutup seluruh sisa gerai Giant pada akhir Juli 2021 dan akan lebih fokus ke merek dagang lainnya.

Presiden Direktur Hero Supermarket Patrik Lindvall mengatakan hal itu menindaklanjuti strategi atas seluruh lini bisnis perseroan. Merek IKEA, Guardian, dan Hero Supermarket dinilai memiliki potensi pertumbuhan yang lebih tinggi dibandingkan Giant.

“Seperti bisnis mumpuni lainnya, kami terus beradaptasi terhadap dinamika pasar dan tren pelanggan yang terus berubah, termasuk menurunnya popularitas format hypermarket dalam beberapa tahun terakhir di Indonesia; sebuah tren yang juga terlihat di pasar global,” jelas Patrik dalam keterangan resmi, Selasa (25/5/2021).

Kendati demikian, Patrik meyakini penjualan sektor peralatan rumah tangga, kesehatan dan kecantikan, serta barang keperluan sehari-hari untuk masyarakat kelas atas masih berpotensi tumbuh tinggi.

Emiten dengan kode saham HERO ini pun menargetkan akan menambah gerai IKEA sebanyak empat kali lipat dari jumlah gerai pada 2020 dalam dua tahun ke depan. Selain itu, juga akan dibuka 100 gerai Guardian baru hingga akhir 2022.

Untuk gerai Giant yang lama, HERO berencana mengubah lima gerai Giant menjadi gerai IKEA. Selanjutnya bebeberapa gerai Giant lainnya juga dipertimbangkan untuk diubah menjadi gerai Hero Supermarket.

Patrik menambahkan saat ini masih berlangsung negosiasi terkait potensi pengalihan kepemilikan sejumlah gerai Giant kepada pihak ketiga.

“Kami sangat berterima kasih kepada karyawan kami, pelanggan kami, serta mitra bisnis kami yang telah mendukung bisnis Giant selama ini,” kata Patrik.

HERO memastikan proses komunikasi dengan seluruh karyawan yang terdampak oleh perubahan ini akan berlangsung dengan penuh empati dan rasa hormat.

Tak hanya itu, Patrik memastikan proses akan berlangsung adil bagi seluruh mitra bisnisnya.

“Keputusan besar seperti ini tidaklah mudah, tetapi kami percaya keputusan ini perlu diambil untuk kepentingan jangka panjang PT Hero Supermarket Tbk. dan para karyawan kami yang berada di bawah naungan perusahaan,” tutup Patrik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hero supermarket Kinerja Emiten
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top