Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Garuda Indonesia (GIAA) Dikabarkan Tawari Karyawan Pensiun Dini

Informasi mengenai penawaran pensiun dini itu dibenarkan oleh Presiden Asosiasi Pilot Garuda Muzaeni.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 Mei 2021  |  08:23 WIB
Garuda Indonesia (GIAA) Dikabarkan Tawari Karyawan Pensiun Dini
Garuda Indonesia - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Maskapai nasional PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. dikabarkan menawarkan program pensiun dini yang efektif 1 Juli 2021.

Dilansir Tempo.co, Kamis (20/5/2021) hal tersebut tertuang dalam surat elektronik yang diterima para pegawai Garuda Indonesia pada Rabu (19/5/2021) sekitar pukul 23.00 WIB.

Berdasarkan isi surat elektronik yang dibaca Tempo, perencanaan pensiun dini itu diputuskan pada Rabu (19/5/2021). Adapun e-mail itu dikirim oleh Human Capital Management.

Informasi mengenai penawaran pensiun dini itu dibenarkan oleh Presiden Asosiasi Pilot Garuda Muzaeni. "Betul, sudah ada yang mengajukan," ujarnya kepada Tempo.

Namun, dia belum mengetahui berapa banyak orang yang akan ikut dalam program tersebut.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Tempo, sebelum adanya surat elektronik itu sempat ada pertemuan antara manajemen dan perwakilan pegawai secara virtual.

Dari notulensi rapat yang dibaca oleh Tempo, manajemen mengatakan program pensiun dipercepat akan disetujui 100 persen. Pasalnya, manajemen dalam pertemuan tersebut mengatakan kerugian perusahaan mencapai Rp70 triliun. Setiap bulan, perusahaan dengan kode emiten GIAA itu mengalami rugi lebih dari Rp1 triliun.

Ke depannya, menurut informasi tersebut, kemungkinan kurang dari 70 pesawat akan dipertahankan. Adapun total karyawan akan disesuaikan dengan kebutuhan.

Nantinya, Garuda bisa saja menggunakan jasa karyawan yang mengikuti program pensiun dipercepat jika dibutuhkan suatu saat nanti, Namun, tidak ada kontrak kerja apa pun.

Tempo telah berupaya mengonfirmasi kabar ini kepada Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dan VP Corporate Secretary Garuda Indonesia Mitra Piranti, tetapi belum memperoleh tanggapan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BUMN Garuda Indonesia maskapai penerbangan pensiun dini

Sumber : Tempo.co

Editor : Annisa Sulistyo Rini

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    back to top To top