Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kabar Emiten: Laba Korporasi Meningkat hingga Getol Kerja Sama

Kabar dari emiten dan pelaku pasar menjadi sorotan harian Bisnis Indonesia edisi hari ini, Jumat (30/4/2021).
Forklift listrik yang digunakan Chandra Asri merupakan salah satu wujud komitmen dalam melaksanakan operasional perusahaan yang mengacu pada sistem keberlanjutan. /facebook
Forklift listrik yang digunakan Chandra Asri merupakan salah satu wujud komitmen dalam melaksanakan operasional perusahaan yang mengacu pada sistem keberlanjutan. /facebook

Bisnis.com, JAKARTA – Kabar dari emiten dan pelaku pasar menjadi sorotan harian Bisnis Indonesia edisi hari ini, Jumat (30/4/2021), memasuki musim laporan keuangan kuartal I/2021, beberapa emiten mampu pertahankan laba.

Kemudian emiten manufaktur, investasi dan perdagangan DMAS dan SSIA mengadu strategi untuk meningkatkan kinerja perseroan. Selain itu juga INCO yang dikabarkan menggandeng China dan Jepang.

Berikut beberapa rincian isu-isu terkini seputar emiten di Indonesia:

1. Adu Strategi DMAS dan SSIA

Geliat aktivitas manufaktur, investasi, dan perdagangan membuka celah bagi emiten lahan industri seperti PT Puradelta Lestari Tbk. dan PT Surya Semesta Internusa Tbk. untuk menangkap peluang memacu kinerja penjualan pada 2021.

2. INCO Gandeng China dan Jepang

PT Vale Indonesia Tbk. menggandeng calon mitra asal China dan Jepang untuk menggarap proyek smelter di Bahodopi dan Pomalaa, Sulawesi Tenggara. Keputusan investasi final untuk proyek tersebut ditargetkan pada akhir 2021.

3. Laba TLKM Tumbuh Dobel Digit

Berdasarkan laporan keuangan per Desember 2020, PT Telkom Indonesia (TLKM) membukukan pendapatan Rp136,46 triliun atau naik 0,66 persen secara tahunan (yoy) dibandingkan dengan 2019 senilai Rp135,56 triliun. Sementara laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pun tumbuh 11,46 persen yoy menjadi Rp20,80 triliun dari sebelumnya Rp18,66 triliun.

4. Laba TPIA Melambung

PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. membalik posisi rugi menjadi laba bersih US$84,38 juta pada kuartal I/2021 sejalan dengan meningkatnya pendapatan perseroan. Raihan laba bersih yang dikantongi TPIA pada 3 bulan pertama 2021 lebih tinggi dibandingkan dengan capaian laba bersih sepanjang tahun 2020 yang tercatat sebesar US$51,32 juta.

5. BNGA dan NISP Bisa Jaga Laba

PT Bank CIMB Niaga Tbk. dan PT Bank OCBC NISP Tbk. masih mampu membukukan laba hingga kuartal I/2021. Kedua entitas bank itu cukup solid mengelola bisnis dengan penuh kehati-hatian di tengah pandemi Covid-19. Berdasarkan laporan keuangan, Bank CIMB Niaga mencetak laba sebesar Rp995,83 miliar. Sementara Bank OCBC NISP melaporkan kinerja keuangan kuartal I/2021 dengan laba Rp515 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper