Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Adaro (ADRO) Segera Ajukan Perpanjangan Operasi Tambang

Chief Financial Officer Adaro Energy Lie Luckman mengatakan bahwa saat ini perseroan masih dalam tahap finalisasi internal sejumlah dokumen untuk dipersiapkan mengajukan perpanjangan PKP2B.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 20 April 2021  |  17:46 WIB
Adaro (ADRO) Segera Ajukan Perpanjangan Operasi Tambang
Kegiatan pertambangan batu bara di wilayah operasional PT Adaro Energy Tbk. - adaro.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten pertambangan batu bara, PT Adaro Energy Tbk., akan segera mengajukan perpanjangan pertama perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) dalam bentuk Izin Usaha Pertambangan Khusus atau IUPK.

Chief Financial Officer Adaro Energy Lie Luckman mengatakan bahwa saat ini perseroan masih dalam tahap finalisasi internal sejumlah dokumen untuk dipersiapkan mengajukan perpanjangan PKP2B.

Dia mengaku untuk mengajukan perpanjangan itu terdapat banyak dokumen yang harus dipersiapkan, seperti luar wilayah, reserve dan lain-lain.

“Kami masih proses dokumentasi internal, ini tahap akhir,” ujar Lie Luckman kepada media, Senin (19/4/2021).

Untuk diketahui, tambang milik PT Adaro Indonesia, entitas anak usaha emiten berkode saham ADRO itu akan habis masa kontrak PKP2B pada 1 Oktober 2022.

Adapun, ADRO diizinkan untuk mengajukan perpanjangan kontrak setidaknya paling lambat 1 tahun sebelum masa kontrak tersebut berakhir.

Lie Luckman mengatakan bahwa perseroan tidak akan menunggu hingga Oktober 2021 untuk mengajukan perpanjangan.

“Kami tidak akan menunggu sampai Oktober 2021, kami akan submit secepatnya,” papar Lie Luckman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

izin tambang emiten tambang adaro
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top