Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Per Februari 2021, Anak Pertamina (ELSA) Kantong Kontrak Rp5,2 Triliun

Corporate Communication dan Investor Relations Elnusa Rifqi Budi Prasetyo mengatakan bahwa perolehan kontrak Rp5,2 triliun merupakan kontrak yang sudah terikat untuk sektor hulu hingga hilir.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 30 Maret 2021  |  16:08 WIB
Pegawai Elnusa mengerjakan proyek migas. Istimewa - Pertamina
Pegawai Elnusa mengerjakan proyek migas. Istimewa - Pertamina

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten jasa kontraktor migas, PT Elnusa Tbk., telah mengantongi kontrak jasa minyak dan gas sebesar Rp5,2 triliun untuk periode Januari-Februari 2021.

Corporate Communication dan Investor Relations Elnusa Rifqi Budi Prasetyo mengatakan bahwa perolehan kontrak tersebut merupakan kontrak yang sudah terikat untuk sektor hulu hingga hilir.

“Total kontrak Rp5,2 triliun per Februari 2020, [raihan] itu semua konsolidasi, mulai dari hulu, downstream, maupun penunjang yang memang 3 segmen utama perseroan,” ujar Rifqi, Selasa (30/3/2021).

Untuk diketahui, ELSA mencatatkan pendapatan Rp7,7 triliun pada 2020, turun 7,8 persen dibandingkan dengan perolehan 2019 sebesar Rp8,38 triliun.

Sejalan dengan itu, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk juga menyusut 30 persen menjadi Rp249,08 miliar dibandingkan dengan perolehan 2019 sebesar Rp356,47 miliar.

Berdasarkan catatan Bisnis, ELSA memproyeksi pendapatan 2021 lebih dari Rp7 triliun, sedangkan laba bersih dapat mencapai di atas Rp200 miliar.

Rifqi menjelaskan bahwa tahun ini masih cukup menantang bagi perseroan. Kendati harga minyak global sudah mulai stabil, perseroan masih melakukan beberapa penyesuaian pekerjaan seiring dengan tekanan triple shock yang masih menghantui kinerja perseroan tahun ini.

Adapun, triple shock tersebut adalah pandemi covid-19, fluktuasi harga minyak dunia, dan pelemahan kurs rupiah.

“Kami masih lihat nanti triple shock tahun ini ada atau tidak, yang pasti masih challenging dan ada fluktuasi dari kinerja,” papar Rifqi.

Di sisi lain, ELSA telah menyiapkan sejumlah strategi untuk memacu kinerja tahun ini seperti diversifikasi portofolio dan menguatkan sinergi dengan induk usaha PT Pertamina (persero), salah satunya melalui proyek Blok Rokan dan beberapa blok milik pertamina lainnya.

“[Tahun ini] kami berharap di Rokan, tapi [Blok Rokan] baru akan dialihkan [ke Pertamina] di Agustus, jadi tampaknya belum ada dampak secara langsung ke Elnusa,” ujar Rifqi.

Adapun, ELSA mengalokasikan capex 2021 sekitar Rp600 miliar yang akan berasal dari kantong internal dan fasilitas pinjaman bank.

Capex itu akan dialokasikan ke semua lini bisnis secara proporsional, di antaranya untuk investasi peralatan HWD Unit, Coiled Tubing Unit, hingga penambahan armada mobil tangki maupun infrastruktur Terminal BBM dan LPG.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina elnusa Kinerja Emiten
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top