Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gandeng TINS dan KBI, BBJ Resmi Layani Perdagangan Timah dalam Negeri

Kehadiran BBJ yang merupakan salah satu alternatif bursa timah di Indonesia memberikan kenyamanan dalam bertransaksi.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 23 Maret 2021  |  21:01 WIB
Tumpukan timah batangan.  - kliring berjangka Indonesia
Tumpukan timah batangan. - kliring berjangka Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - Jakarta Futures Exchange (JFX) atau Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) telah resmi memperdagangkan komoditi pasar fisik timah murni batangan.

Dilansir dari keterangan resmi perusahaan pada Selasa (23/3/2021) perdagangan timah fisik ini resmi dilakukan pada Senin (22/3/2021) kemarin dan diperuntukkan bagi pasar dalam negeri.

Pada perdagangan perdana ini, tercatat total transaksi sebanyak 150 lot atau 150 ton timah yang bekerja sama dengan PT Kliring Berjangka Indonesia atau PT KBI sebagai Lembaga Kliring timah.

Stephanus Paulus Lumintang, Direktur Utama Jakarta Futures Exchange, mengatakan kehadiran pasar fisik timah dalam negeri diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri dalam negeri serta mempercepat pemulihan ekonomi.

“Saya optimis, dengan dimulainya transaksi perdagangan timah murni batangan dalam negeri, akan menarik inventor domestik untuk bertransaksi melalui sistem perdagangan yang ada di BBJ," katanya dikutip dari keterangan resmi.

Purwoko, Direktur Niaga PT Timah Tbk., menambahkan sebagai salah satu member, kehadiran BBJ yang merupakan salah satu alternatif bursa timah di Indonesia memberikan kenyamanan dalam bertransaksi.

Transaksi timah melalui BBJ lebih mengedepankan tata niaga yang fleksibel dan transparan karena semua transaksi tercatat dan dapat dimonitor oleh negara.

Ia mengharapkan, kolaborasi antara PT Timah Tbk. dan BBJ atas transaksi timah dalam negeri dapat memberikan angin segar pada hilirisasi produk timah dalam negeri, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

JFX sebagai Self Regulatory Organization (SRO) menetapkan tahun 2021 sebagai tahun “Perubahan dan Pengembangan”. Pengembangan dan perbaikan akan dilakukan di semua lini organisasi, terutama di bidang sumber daya manusia.

Hal ini dilakukan demi efisiensi dan peningkatan produktivitas, serta menjadikan sumber daya yang siap berkiprah di era globalisasi. Melalui perbaikan yang dilakukan baik secara internal maupun antar-lembaga, diharapkan perubahan ini berdampak positif bagi industri dan perusahaan baik dalam hal industrial positioning maupun dalam hal financial result.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa berjangka pt timah tbk timah pt kliring berjangka indonesia
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top