Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Moody's Turunkan Peringkat Sritex (SRIL) Jadi B3

Moody's juga telah menurunkan peringkat ke B3 dari B1 dengan peringkat untuk obligasi senior US$150 juta tanpa jaminan yang jatuh tempo pada tahun 2024, yang diterbitkan oleh Golden Legacy Pte. Ltd. dan dijamin tanpa syarat dan tidak dapat ditarik kembali oleh Sritex dan anak perusahaannya.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 22 Maret 2021  |  18:53 WIB
Seorang karyawan tengah memeriksa mesin di pabrik PT Sri Rejeki Isman Tbk. - sritex.co.id
Seorang karyawan tengah memeriksa mesin di pabrik PT Sri Rejeki Isman Tbk. - sritex.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - Moody's Investors Service telah menurunkan peringkat perusahaan keluarga PT Sri Rejeki Isman Tbk. atau Sritex (SRIL) menjadi B3 dari B1.

Moody's juga telah menurunkan peringkat ke B3 dari B1 dengan peringkat untuk obligasi senior US$150 juta tanpa jaminan yang jatuh tempo pada tahun 2024, yang diterbitkan oleh Golden Legacy Pte. Ltd. dan dijamin tanpa syarat dan tidak dapat ditarik kembali oleh Sritex dan anak perusahaannya.

Kedua, surat utang senior tanpa jaminan senilai US$225 juta yang jatuh tempo pada 2025, dikeluarkan oleh Sritex dan dijamin tanpa syarat dan tidak dapat ditarik kembali oleh semua anak perusahaan yang beroperasi.

Analis Moody's dan Analis Utama Sritex Stephanie Cheong menuturkan semua peringkat tetap dalam peninjauan untuk penurunan lebih lanjut.

"Penurunan peringkat mencerminkan likuiditas Sritex yang terus-menerus lemah dan meningkatnya risiko pembiayaan kembali karena penundaan yang berkelanjutan dan material lebih lanjut dengan latihan perpanjangan pinjamannya," katanya, Senin (22/3/2021).

Kajian untuk penurunan lebih lanjut mencerminkan berlanjutnya ketidakpastian terkait untuk rencana pembiayaan kembali atau refinancing. Tinjauan peringkat akan fokus pada kemajuan Sritex dalam mengatasinya jatuh tempo hutang yang akan datang.

Fokus tinjauan ke depan terangnya ada 5 hal. Pertama, kemajuan diskusi Sritex dengan pemberi pinjaman untuk memperpanjang tanggal jatuh tempo pinjaman sindikasi.

Kedua, kemajuan Sritex diskusi dengan pemberi pinjaman tentang pinjaman bilateral baru. Ketiga, kemampuan Sritex untuk memperbarui lini modal kerja jangka pendek yang akan berakhir hingga 2021.

Keempat, manajemen modal kerja Sritex dan kemampuan menghasilkan uang tunai mengalir; dan kelima, pelaksanaan rencana pendanaan alternatif.

"Moody's berharap peninjauan tersebut dapat diselesaikan dalam waktu 60 hari," urainya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

emiten peringkat utang sritex
Editor : Ropesta Sitorus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top