Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IHSG Menguat, Investor Asing Incar Saham ANTM, BBRI, MDKA

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, investor asing mencatatkan net buy Rp391,89 miliar. Hal itu membuat catatan net buy sepanjang 2021 meningkat menjadi Rp13,83 triliun.
Asteria Desi Kartika & Hafiyyan
Asteria Desi Kartika & Hafiyyan - Bisnis.com 23 Februari 2021  |  06:57 WIB
IHSG Menguat, Investor Asing Incar Saham ANTM, BBRI, MDKA
Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Jakarta, Senin (15/2/2021). Bisnis - Himawan L Nugraha
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Investor asing cenderung melakukan aksi beli di tengah penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Senin (22/2/2021).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, investor asing mencatatkan net buy Rp391,89 miliar. Hal itu membuat catatan net buy sepanjang 2021 meningkat menjadi Rp13,83 triliun.

IHSG ditutup menguat 0,38 persen atau 23,38 poin menjadi 6.255,31. Indeks bergerak di rentang 6.255,31-6.312,87.

Mengutip data konsultan keuangan D'Origin, investor asing cenderung melakukan aksi beli terhadap saham PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) dengan net buy Rp390,07 miliar dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) senilai Rp209,62 miliar.

Selanjutnya, net buy saham PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) sebesar Rp180,51 miliar, PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) mencatat net buy Rp85,57 miliar, dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) Rp22,09 miliar.

Sementara itu, saham-saham yang dilego investor asing ialah PT Astra International Tbk. (ASII) dengan net sell Rp144,25 miliar, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) Rp75,67 miliar, PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) Rp51,1 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) Rp34,36 miliar.

CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menilai pola pergerakan IHSG masih terlihat betah berada dalam rentang konsolidasi wajar. IHSG diproyesikan masih dalam rentang level 6.202-6.318.

"Pasca rilis data pererkonomian yang masih terlihat berada dalam kondisi wajar, serta fluktuasi nilai tukar rupiah dan harga komoditas akan turut mewarnai pergerakan IHSG beberapa waktu mendatang. Hari ini IHSG berpotensi terkonsolidasi," jelasnya dalam riset hariannya dikutip Bisnis, Selasa (23/2/2021).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG bri antam net buy merdeka copper
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top