Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Fitch Turunkan Peringkat Utang Pan Brothers (PBRX) Jadi C, Sinyal Default?

Pemangkasan itu ditujukan untuk peringkat kredit jangka panjang Pan Brothers dan surat utang senilai US$171 juta yang diterbitkan anak usaha perseroan yaitu PB International B.V.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 03 Februari 2021  |  14:28 WIB
Embroidery Process. Pan Brother
Embroidery Process. Pan Brother

Bisnis.com, JAKARTA - Lembaga pemeringkat internasional Fitch Ratings menurunkan peringkat utang untuk emiten manufaktur tekstil PT Pan Brothers Tbk. (PBRX) menjadi C dari sebelumnya CC.

Pemangkasan itu ditujukan untuk peringkat kredit jangka panjang Pan Brothers dan surat utang senilai US$171 juta yang diterbitkan anak usaha perseroan yaitu PB International B.V.

Pada saat yang sama, Fitch Ratings juga menurunakn peringkat kredit jangka panjang nasional Pan Brothers menjadi C dari sebelumnya CC.

“Penurunan ini setelah Pan Brothers mengumumkan perseroan mengajukan penghentian sementara pembayaran bunga [standstill agreement] dengan para kreditur, yang mana sesuai dengan definisi peringkat C dari Fitch,” tulis Fitch dalam laporan terbaru, Rabu (3/2/2021).

Adapun, periode penghentian sementara pembayaran bunga itu akan berakhir pada 27 Januari 2021. Setelahnya, perbankan akan menagih pinjaman sindikasi senilai US$138,5 juta kepaad emiten dengan kode saham PBRX tersebut.

Kendati demikian, PBRX melaporkan saat ini perseroan tengah dalam proses untuk memperpanjang masa penangguhan pembayaran bunga itu hingga 12 Februari 2021.

Adapun, peringkat nasional C dari Fitch mencerminkan potensi default awal dari perusahaan yang berada dalam periode standstill agreement.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi fitch ratings pan brothers emiten tekstil
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top