Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Investor Waspada, Begini Prediksi Lelang SUN Pekan Depan 

Lonjakan kasus virus corona serta perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menimbulkan kekhawatiran dari investor asing terhadap kondisi pasar domestik
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 29 Januari 2021  |  14:16 WIB
Pialang memperhatikan Yield SUN Indonesia - Antara/Prasetyo Utomo
Pialang memperhatikan Yield SUN Indonesia - Antara/Prasetyo Utomo

Bisnis.com, JAKARTA – Ketidakpastian pasar yang terjadi diprediksi membuat investor melakukan wait and see pada lelang Surat Utang Negara (SUN) pada Selasa (2/2/2021) mendatang.

Associate Director Fixed Income Anugerah Sekuritas Ramdhan Ario Maruto ketidakpastian akan membayangi lelang SUN pada Selasa pekan depan. Hal ini terjadi seiring dengan lonjakan kasus virus corona yang terus terjadi di Indonesia.

Ramdhan memaparkan, lonjakan kasus virus corona serta perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menimbulkan kekhawatiran dari investor asing terhadap kondisi pasar domestik. Hal tersebut juga diperburuk dengan tren kasus positif virus corona yang belum menunjukkan penurunan di Indonesia.

“Investor juga masih akan memantau efektivitas vaksin virus corona. Hal ini masih akan menekan pasar SUN Indonesia minggu depan dan membuat mereka cenderung lebih waspada untuk masuk ke lelang SUN,” jelasnya saat dihubungi pada Jumat (29/1/2021).

Berdasarkan kondisi tersebut, Ramdhan memprediksi hasil penawaran pada lelang SUN akan berada di kisaran Rp60 triliun. Jumlah tersebut sedikit lebih besar dibandingkan hasil lelang SUN terakhir pada 19 Januari 2021 lalu yang berhasil menghimpun Rp55,29 triliun.

Adapun, sepanjang 2021, pemerintah telah menggelar 2 lelang SUN, yakni pada 5 Januari 2021 dan 19 Januari 2021. Pada lelang perdana 5 Januari lalu, pemerintah berhasil mengumpulkan penawaran Rp97,16 triliun.

Pemerintah juga telah menggelar lelang SUN tambahan atau greenshoe option sebanyak 1 kali pada 20 Januari lalu. Pada lelang tersebut, pemerintah mencatatkan penawaran sebesar Rp16,5 triliun.

Ia melanjutkan, investor domestik masih akan menjadi penopang utama pada lelang pekan depan. Hal tersebut didukung oleh tingkat likuiditas dalam negeri yang berlimpah, utamanya dari sektor perbankan.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR Kementerian Keuangan, pemerintah akan menawarkan tujuh seri yang terdiri dari SPN03210505 (new issuance), SPN12220203 (new issuance), FR0086 (reopening), FR0087 (reopening), FR0088 (new issuance), FR0083 (reopening), dan FR0089 (new issuance).

Target indikatif dari lelang SUN 2 Februari 2021 ditetapkan senilai Rp35 triliun dan target maksimal senilai Rp52,5 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sbn surat utang negara lelang sun
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top