Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IHSG Anjlok 2,12 Persen, Sektor Infrastruktur Melemah Paling Dalam

IHSG ditutup anjlok 2,12 persen atau 129,78 poin ke level 5.979,39. Sepanjang hari ini, IHSG bergerak di rentang 5.957,55-6.123,46.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 28 Januari 2021  |  15:35 WIB
Pengunjung beraktivitas didepan papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (27/1/2021).Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung beraktivitas didepan papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (27/1/2021).Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham gabungan ditutup anjlok lebih dari 2 persen pada Kamis (28/1/2021), sekaligus mencatat koreksi di hari keenam berturut-turut.

Hingga akhir perdagangan, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup anjlok 2,12 persen atau 129,78 poin ke level 5.979,39. Sepanjang hari ini, IHSG bergerak di rentang 5.957,55-6.123,46.

Terpantau 81 saham naik, 427 saham anjlok, 117 saham stagnan. Total transaksi mencapai Rp16,1 triliun jelang penutupan.

Jumlah volume transaksi perdagangan saham hari ini mencapai 16,75 miliar lembar saham dengan nilai Rp16,24 triliun. Adapun investor asing mencatatkan aksi beli bersih atau net buy mencapai Rp52,49 miliar.

Investor asing tercatat paling banyak membeli saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan total net buy mencapai Rp124 miliar, disusul PT Astra International Tbk (ASII) dengan net buy Rp85,5 miliar.

Adapun sebanyak 9 dari 11 indeks sektoral IDX-IC mencatatkan pelemahan, dipimpin oleh sektor infrastruktur yang terkoreksi 4,19 persen. Sektor barang dasar menyusul dengan pelemahan 3,65 persen.

Di sisi lain, sektor teknologi melesat jauh dengan penguatan 8,57 persen, jauh di atas sektor industri yang naik tipis 0,47 persen.

Saham emiten properti PT Alam Sutera Realty Tbk. (ASRI) anjlok 7 persen menuju Rp186. Saham emiten properti lainnya, yakni PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) juga jatuh 6,99 persen menuju Rp173.

Selanjutnya, saham keluarga BUMN PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk. (AGRO), PT PP (Persero) Tbk. (PTPP), dan PT Waskita Beton Precast Tbk. (WSBP) anjlok paling dalam, yakni 6,99 persen, masing-masing ke level Rp865, Rp1.730, dan Rp266.

Saham BUMN lainnya di bidang tambang logam, yakni PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) juga turun 6,67 persen ke level Rp2.380, sedangkan saham PT Timah Tbk. (TINS) turun 6,92 persen menuju Rp1.815.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top