Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IHSG Amblas 1 Persen Tinggalkan 6.100, Indeks LQ45 Ikut Menderita

IHSG terlihat melemah dan meninggalkan level 6.100. IHSG koreksi 1,11 persen atau 67,97 poin menuju 6.072,2. Sepanjang awal perdagangan IHSG berada di kisaran 6.055,66-6.154,6.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 27 Januari 2021  |  09:28 WIB
Pengunjung berjalan di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di kantor PT Bursa Efek Indonesia (BEI)  di Jakarta, Jumat (25/9/2020). Bisnis - Dedi Gunawan
Pengunjung berjalan di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di kantor PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Jumat (25/9/2020). Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks LQ45 melemah pada awal perdagangan seiring dengan koreksi lanjutan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (27/1/2021).

Pukul 09.18 WIB, Indeks LQ45 koreksi 0,98 persen atau 9,46 poin menjadi 957,42. Pagi ini, Indeks LQ45 bergerak di rentang 953,95-972,08.

Sementara itu, IHSG terlihat melemah dan meninggalkan level 6.100. IHSG koreksi 1,11 persen atau 67,97 poin menuju 6.072,2. Sepanjang awal perdagangan IHSG berada di kisaran 6.055,66-6.154,6.

Saham PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG) menjadi yang paling kuat di jajaran saham Indeks LQ45 dengan kenaikan 2,38 persen menjadi Rp2.150. Selanjutnya, saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) menguat 1,23 persen menuju Rp3.300.

Adapun, saham PT Surya Citra Media Tbk. (SCMA), yang mulai Februari terdepak dari Indeks LQ45, koreksi 6,36 persen menuju Rp2.060. Saham PTPP juga amblas 4,45 persen ke level Ro1.610.

CEO Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan IHSG hingga saat ini masih bergerak dalam rentang konsolidasi wajar.

“Potensi tekanan masih terlihat belum akan berakhir. Hal ini juga ditunjang oleh support level terdekat yang tidak dapat dipertahankan,” ungkap William dalam risetnya yang diterima Bisnis, Selasa (26/1/2021).

Namun, lanjutnya, peluang teknikal rebound masih terbuka mengingat fundamental perekonomian Indonesia masih berada dalam kondisi stabil.

William memperkirakan IHSG masih berpotensi terkonsolidasi dengan rentang pergerakan di level 6.013 hingga 6269.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI lq45
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top