Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Produsen Semen Jepang Siap Suntik Dana Rp3 Triliun, Saham SMCB Melesat

Saham PT Solusi Bangun Indonesia Tbk. naik hampir 20 persen usai pengumuman rencana akuisisi saham perseroan oleh Taiheiyo Cement Corp.
Pabrik semen PT Solusi Bangun Indonesia Tbk. di Narogong, Kabupaten Bogor. Solusi Bangun Indonesia merupakan entitas baru setelah PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. mengambil alih kepemilikan Semen Holcim dari Lafarge Cement. Adapun saat didirikan, perusahaan ini bernama Semen Cibinong./solusibangunindonesia.com
Pabrik semen PT Solusi Bangun Indonesia Tbk. di Narogong, Kabupaten Bogor. Solusi Bangun Indonesia merupakan entitas baru setelah PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. mengambil alih kepemilikan Semen Holcim dari Lafarge Cement. Adapun saat didirikan, perusahaan ini bernama Semen Cibinong./solusibangunindonesia.com

Bisnis.com, JAKARTA - Saham PT Solusi Bangun Indonesia Tbk. melesat di sesi pertama perdagangan hari ini, Rabu (27/1/2021). Saham produsen semen berkode SMCB itu terkerek usai pengumuman rencana akuisisi saham SMCB oleh Taiheiyo Cement Corporation.

Berdasarkan data Bloomberg, saham SMCB ditutup menguat 275 poin atau 19,30 persen ke level 1.700. Saham SMCB langsung menguat di awal perdagangan dan bergerak di rentang 1.450 hingga 1.780 sepanjang sesi pertama.

Total perdagangan saham SMCB mencapai 3,3 juta lembar dengan nilai transaksi Rp5,69 miliar. Sejak awal tahun, saham SMCB sudah menguat 19,71 persen. 

SMCB sebelumnya mengumumkan penandatanganan perjanjian pengalihan dan penyertaan modal dengan Taiheiyo. SMCB juga menekan perjanjian induk jual beli semen pada 26 Januari 2021. 

Rencananya, Solusi Bangun Indonesia akan menerbitkan saham baru dengan hak memesan efek terlebih dahulu. Skema tersebut menjadi pintu masuk bagi Taiheiyo untuk menjadi pemegang saham SMCB.

Dalam keterbukaan informasi yang diterbitkan Taiheiyo, produsen semen Jepang itu bakal menyerap saham baru yang diterbitkan SMBC sehingga memiliki 15 persen dari total saham SMCB. Total saham yang akan diakuisisi sekitar 1,4 miliar lembar saham dengan harga Rp2.300. Awalhasil Taiheiyo bakal merogoh kocek US$220 juta atau sekitar Rp3 triliun.

Tidak hanya itu, SMCB dan Taiheiyo juga menjalin kemitraan strategis berupa perjanjian jual beli yang mana lewat kemitraan tersebut SMCB bakal mengekspor lebih dari satu juta ton semen dan klinker. Setengah dari jumlah tersebut akan dikirim ke anak usaha Taiheiyo di Amerika Serikat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Dwi Nicken Tari
Editor : Rivki Maulana
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper