Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IHSG Dibantai 5 Sesi Beruntun, Esok Siap Rebound!

Berdasarkan analisis teknikal, IHSG disebut cenderung menguat pada perdagangan esok, Kamis (28/1/2021).
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 27 Januari 2021  |  20:24 WIB
Karyawati beraktivitas di sekitar logo PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Kamis (4/6/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Karyawati beraktivitas di sekitar logo PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Kamis (4/6/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bisa rebound pada perdagangan esok hari, Kamis (28/1/2021), dan mengakhiri pelemahan selama lima hari beruntun.

Kepala Riset Reliance Sekuritas Lanjar Nafi menjelaskan secara teknikal IHSG sempat menyentuh level psikologis 6.000 dan MA50. MA50 adalah harga rata-rata 50 sesi terakhir. 

Selanjutnya indikator stochastic mulai terlihat jenuh jual dengan indikator MACD (moving average convergence divergence) yang telah memasuki area undervalue

"Indikasi rebound IHSG cukup terbuka setelah terlihat kuat di atas psikologis 6.000 sehingga diperkirakan IHSG berpotensi menguat pada perdagangan selanjutnya," tulis Lanjar dalam riset harian, Rabu (27/7/2021).

Lanjat memperkirakan IHSG cenderung menguat pada rentang support resistance 6.100-6.256 pada perdagangan Kamis (28/1/2021) dengan saham pilihan a.l. ACST, ADHI, ADRO, AKRA, BBCA, BSDE, JSMR, LPPF, LSIP, PTPP, SSMS, TLKM, WIKA, dan WSKT.

Untuk diketahui, pada akhir perdagangan hari ini, Rabu (27/1/2021), IHSG turun 0,50 persen ke level 6.109,17. Kinerja tersebut merupakan pelemahan lima sesi secara beruntun.

Saham sektor pertambangan memimpin pelemahan dengan penurunan 1,84 persen dan saham aneka industri turun 1,55 persen. Di sisi lain, saham sektor pertanian menahan laju penurunan dengan apresiasi sebesar 2,48 persen bersama sektor infrastruktur yang naik 1,82 persen.

Lanjar menilai pembentukan lembaga pengelola investasi atau sovereign wealth fund (SWF) yang mulai memasuki tahap akhir dan penguatan harga crude palm oil (CPO) membawa optimisme investor untuk saham-saham terkait.

Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo melantik Dewan Pengawas Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Indonesia Investment Authority (INA) di Istana Negara hari ini, Rabu (27/1/2021). Ketiga dewas dari profesional itu adalah Haryanto Sahari, Darwin Cyril Noerhadi, dan Yozua Makes.

Saham BUMN karya berjaya menyambut berita pelantikan dewan pengawas SWF. Saham BUMN karya berpesta. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT PP (Persero) Tbk. dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Saham WIKA melesat 14,58 persen sedangkan saham WSKT melonjak 10,51 persen. Saham PTPP juga melejit 10,39 persen

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG rekomendasi saham
Editor : Rivki Maulana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top