Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IHSG Ditutup Turun 1,66 Persen ke Level 6.307

Hingga pukul 15.00 WIB, IHSG anjlok 1,66 persen atau 106,77 poin menjadi 6.307,13. Sepanjang hari ini, indeks bergerak di rentang 6.283,31-6.428,49.
Dhiany Nadya Utami & Finna U. Ulfah
Dhiany Nadya Utami & Finna U. Ulfah - Bisnis.com 22 Januari 2021  |  15:01 WIB
Pengunjung melihat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (3/8/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung melihat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (3/8/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) menurun pada sesi penutupan perdagangan Jumat (22/1/2021) seiring dengan sentimen perpanjangan PPKM.

Hingga pukul 15.00 WIB atau penutupan sesi II, IHSG anjlok 1,66 persen atau 106,77 poin menjadi 6.307,13. Sepanjang hari ini, indeks bergerak di rentang 6.283,31-6.428,49.

Setelah dibuka menguat 0,09 persen atau 5,68 poin ke level 6.419,57, IHSG kemudian berbalik melemah 0,14 persen atau 8,7 poin ke level 6.405,19 pada pukul 09.08 WIB.

Pada akhir sesi I, IHSG ditutup melemah 1,49 persen atau 96,03 poin ke level 6.317,86. Namun, penurunan IHSG makin dalam pada sesi II.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto Airlangga menuturkan ada perbedaan peraturan yang akan diterapkan pada PPKM jilid kedua. Waktu operasional pusat perbelanjaan, mal dan restoran diperpanjang satu jam. Perbedaan aturan ini didorong oleh kondisi penularan Covid-19 yang mulai melandai.

Pada PPKM periode pertama, operasional pusat perbelanjaan, mal dan restoran dibatasi hingga pukul 19.00 waktu setempat. "Pada PPKM kali ini (perpanjangan) jam operasional dibuka hingga pukul 20.00 waktu setempat," kata Airlangga pada konferensi pers, Kamis (21/1/2021).

Sementara itu aturan lain PPKM tidak berubah. Perusahaan wajib menerapkan kerja dari rumah (work from home) terhadap 75 persen karyawan. Kegiatan belajar-mengajar tetap dilakukan secara online.

Restoran hanya diperbolehkan makan di tempat (dine in) dengan batas maksimal kapasitas 25 persen dan pemesanan makanan untuk dibawa pulang.

Aturan terkait kegiatan di tempat ibadah juga tidak berubah, yakni pembatasan kapasitas sebesar 50 persen. Sektor esensial, termasuk industri tetap bisa beroperasi 100 persen. Fasilitas umum ditutup dan transportasi diatur oleh masing-masing pemerintah daerah.

Sebelumnya, analis Binartha Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan pelemahan IHSG tertekan oleh aksi ambil untung atau profit taking setelah IHSG menguat terdorong oleh euforia pelantikan Joe Biden sebagai presiden ke 46 Amerika Serikat.

Selain itu, perpanjangan pembatasan pemberlakuan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa—Bali juga turut menjadi sentimen negatif bagi pergerakan indeks hari ini. Seperti diketahui, pemerintah memperpanjang PPKM menjadi hingga 8 Februari 2021.

“Terjadi aksi profit taking ketika euforia pelantikan Biden sudah mulai mereda. IHSG juga sudah sempat menguji 6500 ketika itu investor profit taking,” kata Nafan ketika dihubungi Bisnis, Kamis (21/1/2021)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) PPKM
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top