Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mirae: Ada Pergeseran dari Saham Konsumer ke Saham Siklikal

Seperti diketahui, pandemi Covid-19 yang merebak pada 2020 mendorong investor untuk lebih banyak mengakumulasikan saham-saham tahan banting dari sektor barang konsumer.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 15 Januari 2021  |  10:13 WIB
Bursa Efek Indnesia (IDX). -  Dimas Ardian /Bloomberg
Bursa Efek Indnesia (IDX). - Dimas Ardian /Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Analis menilai bakal terjadi peralihan (shifting) investasi ke saham siklikal bertema komoditas dan energi pada tahun ini.

Seperti diketahui, pandemi Covid-19 yang merebak pada 2020 mendorong investor untuk lebih banyak mengakumulasikan saham-saham tahan banting dari sektor barang konsumer.

Kepala Riset Mirae Asset Sekuritas Hariyanto Wijaya mengatakan shifting investasi ke saham siklikal mulai terlihat sejak awal tahun. 

Pasalnya, pelaku pasar optimistis iklim bisnis bakal lebih bersahabat tahun ini yang didukung oleh distribusi vaksin dan tren kenaikan harga komoditas.

“Ada shifting dari saham berbasis konsumer ke saham siklikal seperti komoditas. Kami juga mempertahankan saham pilihan kami dari sektor komoditas,” kata Hariyanto, Rabu (13/1/2021).

Dia menunjukkan bahwa aktivitas manufaktur di China yang bergeliat selama delapan bulan terakhir mengonfirmasi kenaikan permintaan bahan baku seperti baja dan nikel yang berujung pada kenaikan harga komoditas.

Sementara itu, saham konsumer perlahan mulai ditinggalkan. Hariyanto menunjukkan saham sektor konsumer menjadi satu-satunya yang membukukan imbal hasil negatif pada Desember 2020 secara bulanan dengan penurunan 0,4 persen.

“Performa sektor konsumer sudah stagnan sejak tiga bulan terakhir karena ada rotasi dari saham sektor defensif ke saham dengan proxy pemulihan,” tutur Hariyanto.

Hariyanto pun memperkirakan IHSG bisa menuju level 6.880 pada akhir tahun ini dengan saham pilihan ANTM, INCO, LSIP, UNTR, BBRI, BMRI, BBNI, dan JPFA.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI rekomendasi saham
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top