Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tegas! Laporan MKBD Tidak Akurat, BEI Denda Mahastra Sekuritas

Bursa Efek Indonesia memberikan sanksi peringatan tertulis dan denda sejumlah Rp100 juta kepada PT Mahastra Andalan Sekuritas
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 06 Januari 2021  |  13:29 WIB
Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia Inarno Djajadi saat paparan dalam Media Gathering Pasar Modal 2020, Selasa (1/12 - 2020)
Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia Inarno Djajadi saat paparan dalam Media Gathering Pasar Modal 2020, Selasa (1/12 - 2020)

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia melayangkan peringatan tertulis dan denda senilai Rp100 juta kepada PT Mahastra Andalan Sekuritas karena menyajikan laporan yang tidak akurat.

Direktur Perdagangan dan Penilaian Anggota Bursa BEI Laksono Widodo dan Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI Kristian Manullang menuliskan dalam pengumuman bursa bahwa broker dengan kode GI tersebut telah menyajikan laporan Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) secar tidak akurat.

“Dengan ini diumumkan bahwa bursa memberikan sanksi peringatan tertulis dan denda sejumlah Rp100 juta kepada PT Mahastra Andalan Sekuritas,” tulis Laksono dan Kristian, seperti dikutip pada Rabu (6/1/2021).

Adapun, Mahastra Andalan Sekuritas yang sebelumnya bersama PT Mahastra Capital ini, merupakan perusahaan yang memiliki izin usaha perantara pedagang efek.

Dari laman resmi BEI, broker yang berkantor di Wisma Budi 7 Jalan HR. Rasuna Said Kav. C-6, 701, Jakarta ini mencatatkan nilai MKBD terakhir senila Rp29,51 miliar.

Adapun rata-rata MKBD pada Desember 2020 tercatat senilai Rp28,24 miliar dan pada Januari 2021 senilai Rp29,26 miliar.

Nilai transaksi di Mahastra Sekuritas pada Desember 2020 dan Januari 2021 tercatat Rp0. Sedangkan pada November 2020, perseroan sempat mencatatkan nilai transaksi Rp165,01 miliar atau terbesar signifikan di sepanjang 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa efek indonesia denda sekuritas mkbd
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top