Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perdagangan Perdana IHSG pada 2021, Cermati Saham AALI, ICBP, Hingga BBCA

Pada perdagangan hari terakhir tahun 2020, Rabu (30/12/2020), IHSG terkoreksi dan ditutup turun 0,94 persen ke level 5.979.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 03 Januari 2021  |  19:31 WIB
Karyawan mengamati pergerakan saham di galeri PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (19/11/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Karyawan mengamati pergerakan saham di galeri PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (19/11/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan mengawali perdagangan di tahun 2021 di zona hijau, Senin (4/1/2021).

Pada perdagangan hari terakhir tahun 2020, Rabu (30/12/2020), IHSG terkoreksi dan ditutup turun 0,94 persen ke level 5.979.

Sejak awal tahun, IHSG terdepresiasi 5,09 persen atau menempati posisi tiga besar indeks berkinerja baik di kawasan Asia Tenggara. Sementara di kawasan Asia Pasifik, IHSG berada di ranking sepuluh.

Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya memperkirakan indeks bergerak dalam zona hijau pada perdagangan perdana 2021. Jika resisten level terdekat dapat ditembus, maka indeks berpeluang mengalami kenaikan jangka pendek.

“Jelang rilis data perekonomian tentang tingkat inflasi pada esok hari akan turut memberikan sentimen terhadap pergerakan IHSG,” ungkap William dalam risetnya yang diterima Bisnis.com, Minggu (3/1/2020).

William memperkirakan IHSG akan bergerak dalam kisaran 5.921 hingga 6.123 esok hari.

Adapun sejumlah saham yang layak dicermati dalam perdagangan esok hari antara lain AALI, ICBP, BBCA, INDF, JSMR, TBIG, dan LSIP.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI rekomendasi saham
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top