Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Buyback Saham Salah Satu Opsi yang Disiapkan Repower (REAL)

Opsi lain untuk meningkatkan kinerja perseroan adalah terus mengembangkan proyek andalan.
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 15 Desember 2020  |  15:10 WIB
Gambar perumahan yang dikembangkan PT Repower Asia Indonesia. Tbk. - Istimewa
Gambar perumahan yang dikembangkan PT Repower Asia Indonesia. Tbk. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — PT Repower Asia Indonesia Tbk. (REAL) menyatakan bahwa buyback saham merupakan salah satu opsi yang dipertimbangkan perseroan dalam memasuki 2021.

Di sisi lain, REAL sangat optimistis bisnis properti pada 2021 akan bangkit setelah melemah akibat pandemi Covid-19 pada 2020.

“Bisa saja buyback saham menjadi salah satu opsi kami pada tahun depan. Namun, kami belum putuskan mengenai hal itu,” ujar Aulia Firdaus, Direktur Utama Repower melalui siaran pers, Selasa (15/12/2020).

Sejumlah opsi lain untuk meningkatkan kinerja, tambah dia, adalah terus mengembangkan proyek andalan. Perseroan optimistis 2021 akan lebih baik.

“Kami optimistis pasar properti bangkit pada 2021 seiring dengan sejumlah indikator makroekonomi dan penanganan Covid-19 yang cukup baik oleh pemerintah dengan menghadirkan vaksin,” ujar Aulia.

Turunnya suku bunga acuan Bank Indonesia, tuturnya, juga ikut memengaruhi geliat industri properti tahun 2021. Selain itu, lahirnya Undang-Undang Cipta Kerja juga ikut menambah optimisme dunia.

Dia menambahkan bahwa gairah itu tambah menguat bila melihat data publikasi market outlook 2021 oleh Building Construction & Infrastructure (BCI Asia) awal Desember 2020 yang menyatakan bahwa pada 2021, nilai konstruksi kategori residensial melonjak 48,71 persen menjadi Rp52,46 triliun dibandingkan dengan 2020.

Lalu, data itu juga menyebutkan bahwa Jabodetabek memberikan kontribusi terbesar dengan nilai Rp27,76 triliun atau 53 persen dari total proyek konstruksi residensial.

“Oleh karena itu, kami optimistis terus melanjutkan proyek-proyek di Jabodetabek, terutama proyek residensial tapak. Tahun 2021, kami menyiapkan capex Rp 64,05 miliar,” tutur Aulia.

Optimisme Repower tecermin dari target marketing sales 2021 yang sebesar Rp147,96 miliar. "Marketing sales terbesar kami targetkan dari proyek rumah tapak Botanical Puri Asri, yakni sebesar Rp 121,33 miliar," kata dia.

Dalam mencapai target itu, jelas Aulia, Repower menerapkan sejumlah strategi pemasaran yakni kebijakan efisiensi dan meningkat pemasaran  melalui media daring, lalu memperluas jangkauan radius market dan menjalin kerja sama dengan perbankan.

Saat ini, Repower memiliki tiga proyek berjalan, yaitu Botanical Puri Asri (Depok), Green Botanical Garden (Jakarta Selatan), dan Pejaten Office Park (Jakarta Selatan).

Adapun, proyek dalam pengembangan terdiri atas apartemen di Bekasi Timur, apartemen di Tangerang, apartemen di Pasar Minggu, dan townhouse di Pondok Cabe.

Sepanjang Januari—September 2020, penjualan Repower naik 4,44 persen dibandingkan dengan periode sama 2019, yakni dari Rp7,09 miliar menjadi Rp7,41 miliar, sedangkan laba bersih perseroan tercatat masih positif Rp26,75 juta, walaupun turun dari Rp 523,34 juta per September 2019.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Buyback Repower Asia Indonesia
Editor : Zufrizal

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top