Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Phapros (PEHA) Sabet PROPER dari Kementerian LHK 8 Tahun Beruntun

Anugerah Proper yang diterima oleh PT Phapros Tbk. tahun ini merupakan yang kedelapan kali sejak 2012.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 15 Desember 2020  |  16:31 WIB
Gedung PT Phapros, Tbk.  - UGM
Gedung PT Phapros, Tbk. - UGM

Bisnis.com, JAKARTA - Anak usaha PT Kimia Farma Tbk, PT Phapros Tbk. mendapat anugerah Proper untuk Kategori Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 

PROPER merupakan Program Penilaian Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup yang menjadi program unggulan KLHK di bidang pengendalian pencemaran, kerusakan lingkungan hidup, dan pengelolaan limbah B3.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengatakan bahwa berdasarkan hasil evaluasi dari 2.038 perusahaan, telah ditetapkan peringkat kinerja perusahaan pada PROPER periode 2019 – 2020.  

“Terdapat dua  perusahaan yang masuk kategori hitam, 233 perusahaan kategori merah, 1.629 perusahaan kategori biru, 125 perusahaan kategori hijau, dan 32 perusahaan kategori emas,” ujarnya saat pembukaan acara penganugerahan PROPER yang digelar secara virtual tersebut (14/12). 

Direktur Utama PT Phapros, Tbk Hadi Kardoko mengatakan bahwa PROPER Hijau periode 2020 ini adalah PROPER Hijau ke-8 yang diperoleh sejak tahun 2012. Dia mengimbuhkan,  Phapros selalu berkomitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Phapros

Penghargaan PROPER yang diraih perseroan menjadi bukti bahwa Phapros menerapkan prinsip ekonomi hijau. Prinsip in mencakup efisiensi energi, konservasi air, perlindungan keanekaragaman hayati dan penurunan emisi.

“Selain melaksanakan program Community Development yang terintegrasi, kami juga berinvestasi di bidang teknologi yang ramah lingkungan,” ujarnya melalui keterangan resmi, Selasa (15/12/2020).

Dia menuturkan, beberapa teknologi ramah lingkungan yang digunakan Phapros antara lain panel surya (solar panel), mesin pendingin berbasis hidrokarbon ramah lingkungan, serta teknologi Compressed Natural Gas (CNG) yang digunakan untuk konversi bahan bakar solar ke gas.

Hadi menambahkan total penghematan yang dilakukan oleh perusahaan berkode saham PEHA ini bisa mencapai lebih Rp 1,5 miliar per tahun dengan menerapkan teknologi ramah lingkungan. Ke depannya, Phapros akan membidik level tertinggi pada penghargaan tersebut, yakni peringkat emas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten pt phapros tbk
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top