Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Investor Gak Sabar Pengen Cuan, Bursa India Terkoreksi

Bursa saham di India sulit bergerak karena perilaku investor sebentar-sebentar profit taking.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 02 Desember 2020  |  13:22 WIB
Gedung Bombay Stock Exchange - Bloomberg
Gedung Bombay Stock Exchange - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa India kesulitan mempertahankan catatan positifnya seiring dengan sikap investor yang memantau outlook guna mendapatkan keuntungan maksimal. 

Berdasarkan laporan dari Bloomberg pada Rabu (2/12/2020), indeks S&P BSE Sensex terpantau turun 0,4 persen ke posisi 44.500,63 hingga pukul 10.14 waktu Mumbai, India.

Sementara itu, indeks Nifty 50 juga terpantau turun sebesar 0,2 persen. Sebanyak 12 dari 19 indeks subsektor yang dikumpulkan oleh BSE Ltd mengalami koreksi yang mayoritas dimotori oleh pergerakan perusahaan properti. 

Analis GCL Securities Ravi Singhal merekomendasikan investor untuk membeli di tengah kondisi pelemahan ini. Hal ini didukung oleh tingkat suku bunga yang rendah serta likuiditas global yang masih mencukupi.

"Level yang lebih tinggi akan membuat para investor mencatatkan keuntungan," ujarnya.

Sementara itu, total pembelian bersih di bursa India hingga 27 November tercatat sebesar US$16,11 miliar. Angka tersebut merupakan jumlah tertinggi sejak 2014 lalu.

Aksi borong tersebut disebabkan oleh membanjirnya investor ke pasar India untuk mencari keuntungan. Sementara, relative strength index (RSI) bursa Sensex dan Nifty 50 berada di level 70, yang menurut sejumlah analis telah masuk area overbought.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa india
Editor : Rivki Maulana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top