Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Istirahat dari Reli, Bursa Asia Dibuka Variatif

Berdasarkan data Bloomberg, indeks Topix Jepang terkoreksi 0,1 persen, indeks Kospi Korea Selatan naik 0,3 persen, sedangkan indeks ASX 200 Australian menguat 0,1 persen.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 12 November 2020  |  08:53 WIB
Bursa Asia -  Bloomberg.
Bursa Asia - Bloomberg.

Bisnis.com, JAKARTA - Bursa Asia dibuka variatif pada perdagangan Kamis (12/11/2020) seiring dengan investor yang menilai penyebaran Covid-19 di beberapa negara memburuk dan indikator pasar ekuitas yang sudah overheating sejak reli pada pekan lalu.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks Topix Jepang terkoreksi 0,1 persen, indeks Kospi Korea Selatan naik 0,3 persen, sedangkan indeks ASX 200 Australian menguat 0,1 persen.

Kepala Ekonom Apollo Global Management Inc Torsten Slok mengatakan bahwa dalam waktu dekat investor mungkin akan fokus terhadap penyebaran Covid-19 yang kembali marak dan membuat kekhawatiran pasar baru.

“Tampaknya akan menjadi kurva pemulihan berbentuk W,” ujar Slok seperti dikutip dari Bloomberg, Kamis (12/11/2020).

Dia menjelaskan bahwa kekhawatiran terbaru pasar itu akan menambahkan penderitaan ekonomi lebih lanjut dan dapat mengancam pasar ekuitas global yang telah berhasil melonjak hingga 10 persen pada bulan ini.

Sebagian investor telah mulai mencari perlindungan di saham perusahaan dengan neraca yang solid dan rangkaian produk yang mendapat manfaat dari jarak sosial.

Di sisi lain, Moderna Inc. mengatakan uji coba telah mencapai target utama untuk menganalisis keefektifan vaksin.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bursa Asia bursa global
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top