Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kino Indonesia (KINO) Akan Tebar Dividen Interim Rp28,57 Miliar

Jika merujuk pada total saham perseroan yang beredar yakni 1,43 miliar lembar saham, maka perseroan akan membagikan dividen Rp20 per saham untuk dividen interim pada tahun 2020 ini.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 10 November 2020  |  13:02 WIB
Produk minuman yang diproduksi PT Kino Indonesia Tbk. - kino.co.id
Produk minuman yang diproduksi PT Kino Indonesia Tbk. - kino.co.id

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten konsumer PT Kino Indonesia Tbk. mengumumkan akan membagikan dividen interim untuk laba yang diperoleh pada tahun ini.

Berdasarkan keterangan perseroan di laman keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia Selasa (10/11/2020), emiten berkode saham KINO tersebut menyatakan akan membagikan dividen interim sebesar Rp28,57 miliar.

Jika merujuk pada total saham perseroan yang beredar yakni 1,43 miliar lembar saham, maka perseroan akan membagikan dividen Rp20 per saham untuk dividen interim pada tahun 2020 ini.

Adapun, dikutip dari laporan keuangan perseroan per Juni 2020, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tergerus 67,52 persen yoy menjadi Rp118,64 miliar dari sebelumnya Rp365,29 miliar.

Dengan demikian, rasio pembagian dividen atau dividend payout ratio adalah sebesar 24,08 persen dari laba hingga semester pertama tahun ini.

Berdasarkan catatan bisnis, pada tahun 2019 lalu, perseroan juga membagikan total dividen tunai sebesar Rp154,28 miliar. Realisasi tersebut setara dengan Rp108 per lembar saham dengan rasio pembayaran atau dividen payout ratio sebesar 29,92 persen.

Sebagai gambaran, KINO mencatatkan kinerja yang bahkan lebih melambat pada kuartal ketiga dibandingkan periode kuartal kedua saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pertama dilaksanakan pada 2020. 

Berdasarkan laporan keuangan perseroan per September 2020 yang dirilis pada Jumat (30/10/2020), emiten berkode saham KINO tersebut mencatatkan penurunan penjualan 10,71 persen secara tahunan menjadi Rp3,11 triliun.

Adapun, secara kuartalan, kinerja penjualan KINO juga tak cukup memuaskan mengingat perseroan membukukan penurunan 15,15 persen dibandingkan kuartal kedua sebelumnya menjadi Rp916,98 miliar.

Hal ini membuat laba neto per September yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk hanya mencapai Rp161,7 miliar, tergerus 63,83 persen secara tahunan dari Rp447,09 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Secara kuartalan pun, laba neto yang diperoleh perseroan menurun 29,18 persen, dari capaian Rp60,79 miliar pada kuartal kedua menjadi Rp43,06 miliar pada kuartal ketiga tahun ini.

 

Berikut jadwal pembagian dividen interim PT Kino Indonesia Tbk.

Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi: 16 November 2020

Ex dividen di pasar reguler dan negosiasi: 17 November 2020

Cum dividen di pasar tunai: 18 November 2020

Ex dividen di pasar Tunai: 18 November 2020

Recording date yang berhak atas dividen: 18 November 2020

Pelaksanaan pembayaran dividen interim: 8 Desember 2020    

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dividen kino indonesia
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top