Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Di Tengah Pandemi, Laba Mayora (MYOR) Naik 42 Persen

Laba Mayora Indah (MYOR) meningkat pesat pada September 2020 karena mendapat keuntungan selisih kurs serta pendapatan lain-lain yang cukup besar.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 30 Oktober 2020  |  16:22 WIB
Kantor PT Mayora Indah Tbk. - mayora
Kantor PT Mayora Indah Tbk. - mayora

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten konsumer PT Mayora Indah Tbk. mencatat pertumbuhan laba bersih yang signifikan kendati perolehan pendapatan sedikit melambat hingga periode September 2020.

Berdasarkan data laporan keuangan, hingga kuartal ketiga tahun 2020, perseroan mencatatkan kenaikan laba bersih 42,02 persen menjadi Rp1,56 triliun.

Adapun, pendapatan emiten berkode saham MYOR tersebut turun tipis 2,11 persen menjadi Rp17,58 triliun. Jumlah tersebut berasal dari penjualan domestik Rp10,46 triliun dan penjualan ekspor sebesar Rp7,13 triliun.

Kendati pendapatan turun, MYOR mampu mencetak pertumbuhan laba signifikan berkat efisiensi dan pendapatan lain-lain. 

Secara khusus emiten bersandi saham MYOR itu mendapat keuntungan dari selisih kurs mata uang asing sebesar Rp303,94 miliar. Posisi tersebut berbalik dari guri Rp143,89 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Perseroan juga memperoleh penghasilan bersih lain-lain sebesar Rp120,11 miliar berbanding terbalik dari posisi rugi bersih lain-lain sebesar Rp433,02 miliar pada periode hingga September 2020.

Pada sisi neraca, pos liabilitas MYOR turun 10,26 persen menjadi Rp8,19 triliun dibandingkan dengan posisi Desember 2019. Adapun pos ekuitas yang naik 9,11 persen menjadi Rp10,81 triliun. Kombinasi itu membuat aset perseroan turun tipis 0,19 persen menjadi Rp19 triliun.

Perseroan mencatatkan kenaikan kas dan setara kas akhir tahun yang meningkat 57,55 persen per tahun menjadi Rp3,31 triliun hingga periode September 2020. Arus kas naik signifikan seiring peningkatan arus kas dari aktivitas operasi sebesar 67 persen menjadi Rp2,95 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten mayora
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top