Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Produksi Libya Lampaui 1 Juta Barel per Hari, Harga Minyak Global Turun Lagi

Libya melaporkan produksi minyak negara itu akan melampaui 1 juta barel per hari dalam 4 pekan ke depan.
Annisa Margrit
Annisa Margrit - Bisnis.com 23 Oktober 2020  |  23:14 WIB
Aktivitas di kilang minyak Nasiriyah, Irak. - Bloomberg.
Aktivitas di kilang minyak Nasiriyah, Irak. - Bloomberg.

Bisnis.com, JAKARTA – Harga minyak mentah di bursa New York dan London turun setelah Libya mengumumkan produksi bakal meningkat hingga lebih dari 1 juta barel.

Bloomberg melansir Jumat (23/10/2020), perusahaan minyak nasional Libya, National Oil Corp., melaporkan produksi minyak negara itu akan melampaui 1 juta barel per hari dalam 4 pekan ke depan.

Kontrak berjangka West Texas Intermediate (WTI) turun 59 sen menjadi US$40,05 per barel. Adapun Brent jatuh 61 sen menjadi US$41,85 per barel.

Pengumuman Libya menjadi tekanan tambahan bagi pasar setelah sebelumnya penguatan harga tersendat akibat naiknya pasokan minyak mentah di AS. The American Petroleum Institute menyampaikan pasokan minyak mentah di Negeri Paman Sam meningkat hampir 600.000 barel pada pekan lalu.

Meski tak berlangsung lama, harga sebenarnya sempat mendapat sentimen positif dari optimisme tercapainya kesepakatan paket stimulus fiskal AS.

Head of Commodities Strategy Saxo Bank Ole Hansen mengatakan harga minyak Brent akan tetap bertahan di level terendah US$40-an per barel pada kondisi dolar AS yang melemah dan perundingan stimulus AS yang tak kunjung rampung.

“Pasar fokus ke pasokan dan secara umum ini semua [koreksi harga] masuk akal karena outlook permintaan masih suram,” kata Hansen, seperti dikutip Bloomberg, Rabu (21/10).

Permintaan dari China diperkirakan tak cukup kuat untuk menopang harga. Koalisi negara produsen dan eksportir minyak yang tergabung dalam OPEC+ bahkan telah mengingatkan akan adanya outlook yang kurang cerah untuk harga minyak di masa depan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Minyak libya

Sumber : Bloomberg

Editor : Annisa Margrit
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top