Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dolar Terdesak, Rupiah Berhasil Melesat Tiga Hari Beruntun

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS naik 34 poin ke level Rp14.654 pada perdagangan hari ini, Rabu (21/10/2020).
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 21 Oktober 2020  |  15:53 WIB
Karyawati menghitung uang dolar AS di Jakarta, Rabu (16/9/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Karyawati menghitung uang dolar AS di Jakarta, Rabu (16/9/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berhasil melanjutkan reli setelah menguat pada perdagangan hari ini, Rabu (21/10/2020). Penguatan rupiah bersamaan dengan kinerja penguatan mata uang Asia terhadap dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup di level Rp14.654, menguat 34 poin atau 0,23 persen dibandingkan dengan posisi penutupan kemarin. Rupiah dibuka di level Rp14.680 dan bergerak di rentang Rp14.688 hingga Rp14.718 per dolar AS.

Kinerja rupiah hari ini adalah penguatan ketiga secara beruntun sejak awal pekan. Adapun posisi rupiah hari ini menyamai posisi pada 9 Oktober 2020. Saat rupiah menguat, dolar justru terkapar.

Indeks dolar yang mengukur kekuatan mata uang Negeri Paman Sam turun 0,39 persen ke level 92,701. Alhasil, mata uang Asia kompak menguat. Penguatan dipimpin oleh won Korea Selatan sebesar 0,68 persen.

Kejatuhan dolar tidak terlepas dari sentimen stimulus perekonomian yang mendekati final. Stimulus ini menjadi bahan tarik ulur antara Partai Demokrat dan Gedung Putih.

Ketua DPR AS Nancy Pelosi sebelumnya berharap akan ada kejelasan tentang stimulus yang dapat disahkan sebelum pemilu Presiden 3 November mendatang.

Selain itu, Wakil Ketua Federal Reserve Richard Clarida juga menyoroti kebutuhan mendesak agar langkah-langkah stimulus disahkan.

Meskipun ekonomi AS pulih dengan kuat setelah mengalami pukulan besar berkat Covid-19, ia memperingatkan bahwa perlu waktu satu tahun lagi bagi ekonomi untuk kembali ke tingkat sebelum krisis dan membutuhkan waktu lebih lama bagi pasar tenaga kerja untuk memulihkan kerugian.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gonjang Ganjing Rupiah dolar as
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top