Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

​Berkat BBRI, Indeks Bisnis-27 Reli 7 Hari Beruntun

Pada perdagangan hari ini, dari 27 anggota konstituen indeks Bisnis-27, 15 emiten menguat, 6 emiten stagnan dan 6 emiten lainnya melemah.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 13 Oktober 2020  |  15:38 WIB
Karyawan beraktivitas di galeri PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Selasa (6/10/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Karyawan beraktivitas di galeri PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Selasa (6/10/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Bisnis-27 kembali menunjukkan keperkasaannya dengan ditutup pada posisi menguat pada perdagangan Selasa (13/10/2020), menandai reli di zona hijau selama tujuh hari perdagangan beruntun. 

Setelah dibuka pada level 446,156, indeks hasil kerjasama Bursa Efek Indonesia dan harian Bisnis Indonesia tersebut ditutup menguat 0,65 persen atau 2,88 poin ke level 449,04. Sepanjang perdagangan indeks bergerak di kisaran 441,607 hingga 449,164.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan sebelumnya, Senin (12/10/2020), indeks Bisnis-27 juga ditutup menguat 0,51 persen atau 2,24 poin ke level 443,91.

Dari 27 anggota konstituen indeks, 15 emiten menguat, 6 emiten stagnan dan 6 emiten lainnya melemah.

Adapun, emiten batu bara PT Adaro Energy Tbk. (ADRO) terpantau menjadi saham dengan persentase kenaikan harga tertinggi di antara semua anggota indeks Bisnis-27 dengan penguatan sebesar 3,6 persen ke level Rp1.150. 

Di sisi lain, saham emiten pelat merah PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) juga terpantau menguat bersama dengan ADRO dengan kenaikan harga saham 3,5 persen ke level Rp1.035.

Adapun, emiten perbankan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI) menjadi emiten yang paling banyak ditransaksikan pada awal perdagangan hari ini. 

Total transaksi saham BBRI pada perdagangan hari ini menembus angka Rp658,83 miliar, dengan nilai beli bersih asing pada perdagangan hari ini yang juga cukup tinggi mencapai Rp7,56 miliar.

Sementara itu, emiten kertas PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) dan emiten telekomunikasi PT XL Axiata Tbk. (EXCL) menjadi penekan indeks dengan pelemahan masing-masing 1,71 persen dan 0,9 persen.

Sejalan dengan Indeks Bisnis-27, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup kembali menguat ke level 5.132,572, naik tipis 0,78 persen atau 39,473 poin.

Di sisi lain, bursa Asia bergerak variatif pada penutupan perdagangan hari ini. Indeks Jepang Nikkei 225 terpantau menguat 0,18 persen sedang indeks Hong Kong Hang Seng berada pada posisi stagnan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG indeks bisnis27
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top