Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Daftar Saham LQ45 Paling Cuan, Ada ERAA dan HMSP

Indeks LQ45 menguat 0,71 persen atau 5,39 poin ke level 769,48, lebih kencang dari IHSG yang naik 0,59 persen atau 29,41 poin menjadi 5.033,74.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 08 Oktober 2020  |  12:33 WIB
Pemilik Toko Mm - Qia Hj Tachlis (dari kiri), Direktur Sampoerna Ivan Cahyadi dan Director Corporate Affairs PT HM Sampoerna Tbk Troy Modlin disela acara penerapan program pencegahan akses pembelian rokok oleh anak-anak (PAPRA) di Jakarta. Kamis (14/12). - JIBI/Nurul Hidayat
Pemilik Toko Mm - Qia Hj Tachlis (dari kiri), Direktur Sampoerna Ivan Cahyadi dan Director Corporate Affairs PT HM Sampoerna Tbk Troy Modlin disela acara penerapan program pencegahan akses pembelian rokok oleh anak-anak (PAPRA) di Jakarta. Kamis (14/12). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Sejumlah saham dalam Indeks LQ45 menguat seiring dengan tren kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menyusul apreasiasi terhadap UU Cipta Kerja.

Pada sesi I pukul 11.30 WIB, IHSG naik 0,59 persen atau 29,41 poin menjadi 5.033,74, setelah bergerak di rentang 5.001,52 - 5.037,27. Terpantau 252 saham menguat, 155 saham melemah, dan 157 saham stagnan.

Sementara itu, dalam waktu yang sama, Indeks LQ45 menguat 0,71 persen atau 5,39 poin ke level 769,48. Sejumlah 36 saham menguat, 3 stagnan, dan 6 melemah.

Sejumlah saham LQ45 yang mencatatkan kenaikan terbesar adalah SCMA +5,51 persen (Rp1.245), PWON +4,52 persen (Rp370), ERAA +3,58 persen (Rp1.590), SMRA +3,54 persen (Rp585), dan HMSP +2,65 persen (Rp1.550).

Sebaliknya, sejumlah saham yang menunjukkan penurunan terdalam hingga siang ini ialah BMRI -1,35 persen (Rp5.475), MIKA -0,79 persen (Rp2.510), KLBF -0,63 persen (Rp1.580), SMGR -0,53 persen (Rp9.425), dan TBIG -0,37 persen (Rp1.335).

Analis Artha Sekuritas Dennies Christopher memproyeksikan IHSG bakal kembali melanjutkan penguatannya pada perdagangan hari ini. Secara teknikal, indikator stochastic melebar setelah membentuk goldencross didukung volume yang tinggi mengindikasikan masih ada potensi penguatan.

“Meskipun begitu pergerakan masih dibayangi banyak tekanan terutama dari dalam negeri terkait kondisi politik akibat disahkan RUU Omnibus Law dan masih tingginya kasus harian Covid-19,” tuturnya dalam riset harian yang dikutip Bisnis, Kamis (8/10/2020)

Pun, dalam perdagangan hari ini IHSG diperkirakan bakal bergerak di level resistance 5.045—5.024 serta level support 4.972—4.941.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI lq45
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top