Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jelang Tutup IHSG Naik 1,7 Persen, Saham Big Caps Kembali Fit

Pada pukul 14.38 WIB, IHSG menguat 1,76 persen ke level 4.955,77. Terpantau 276 saham menguat, 145 saham melemah, dan 128 saham stagnan.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 01 Oktober 2020  |  14:50 WIB
Karyawan beraktivitas di kantor XL Axiata. Bisnis - Arief Hermawan P
Karyawan beraktivitas di kantor XL Axiata. Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) mengalami penguatan pada perdagangan perdana Oktober 2020 seiring dengan kenaikan saham big caps dalam Indeks LQ45.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) langsung menembus level resistance 4.924,066 dan menguat 0,82 persen ke level 4.909,717 pada pukul 09.02 WIB.

Pada pukul 14.38 WIB, IHSG menguat 1,76 persen ke level 4.955,77. Terpantau 276 saham menguat, 145 saham melemah, dan 128 saham stagnan.

Sementara itu, dalam waktu yang sama Indeks LQ45 berhasil menguat 2,9 persen ke level 758,5. Dari 45 saham LQ45, 41 di antaranya berhasil menguat, dan 4 lainnya melemah.

Sejumlah saham yang mengalami penguatan terbesar atau top gainers ialah EXCL +7,88 persen, TLKM +7,03 persen, JPFA +5,43 persen, ANTM +4,26 persen, dan CTRA +4,65 persen.

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan memprediksi IHSG menguat pada perdagangan Kamis (1/10/2020). Secara teknikal, indeks masih bergerak dalam tren bearish jangka menengah.

“Pergerakan saat ini mendekati support yang cukup kuat sehingga ada potensi rebound untuk jangka pendek,” ujarnya dalam riset harian, Kamis (1/10/2020).

Dennies mengatakan pergerakan IHSG masih akan dibayangi kecemasan kasus Covid-19. Investor akan mencermati beberapa data perekonomian termasuk PDB Amerika Serikat dan inflasi Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG saham Indeks BEI
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top