Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Salim Ivomas (SIMP) Tambah Kapasitas Pabrik Refinary dan Margarin

PT Salim Ivomas Pratama Tbk. akan memacu bisnis hilir dengan alokasi capex sebesar Rp1,1 triliun pada 2020.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 24 September 2020  |  10:50 WIB
Beberapa produk besutan PT Salim Ivomas Pratama Tbk.
Beberapa produk besutan PT Salim Ivomas Pratama Tbk.

Bisnis.com, JAKARTA - PT Salim Ivomas Pratama Tbk., mengestimasikan akan menyerap belanja modal atau capital expenditure (capex) hingga akhir tahun ini mencapai Rp1,5 triliun hingga Rp1,6 triliun.

Wakil Direktur Utama Salim Ivomas Pratama Paulus Moleonoto mengatakan secara total perusahaan mengalokasikan capex Rp1,5 triliun - Rp1,6 triliun. Adapun, capex untuk anak usaha, PT PP London Sumatera Indonesia Tbk. (LSIP), sebesar Rp500 miliar.

“Jadi, untuk Salim Ivomas sendiri khususnya estimasi akan menyerap capex Rp1-Rp1,1 triliun hingga akhir tahun,” ujar Paulus, Rabu (23/9/2020).

Adapun, alokasi belanja modal hingga akhir tahun untuk emiten berkode saham SIMP itu antara lain untuk digunakan penanaman kembali, peremajaan sawit dan tanaman baru, serta perawatan lain-lainya.

Selain itu, untuk bisnis hilir, capex akan digunakan untuk penambahan kapasitas baru refinary untuk minyak nabati di Jakarta, penambahan fasilitas pabrik margarin yang ada di Surabaya, dan pembangunan jalan serta infrastruktur lainnya.

Paulus menjelaskan, dalam lima tahun ke depan perseroan akan fokus untuk mengembangan pertumbuhan organik dengan terus memperhatikan tanaman yang belum menghasilkan dan dari sisi hilir akan terus meningkatkan kapasitas refinary.

Pada perdagangan Kamis (28/9/2020) pukul 10.45 WIB, saham SIMP koreksi 2,7 persen atau 8 poin menjadi Rp288. Harga sudah turun 33,33 persen sepanjang tahun berjalan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

belanja modal salim ivomas grup salim
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top