Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dinilai Kebal Pandemi, INDF dan ICBP Paling Prospektif di Antara Saham Grup Salim

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) diyakini menjadi saham yang paling mampu bertahan di tengah sentimen ketidakpastian akibat pandemi Covid-19.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 23 September 2020  |  19:50 WIB
Dewan Direksi dan Komisaris PT Indofood Sukses Makmur Tbk. dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. menyampaikan paparan publik mengenai kinerja dan strategi perseroan secara daring, Rabu (23/9 - 2020)
Dewan Direksi dan Komisaris PT Indofood Sukses Makmur Tbk. dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. menyampaikan paparan publik mengenai kinerja dan strategi perseroan secara daring, Rabu (23/9 - 2020)

Bisnis.com, JAKARTA - Saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) dinilai menjadi saham yang paling prospektif pada tahun ini di antara saham Grup Salim.

Kepala Riset Samuel Sekuritas Suria Dharma mengatakan bahwa kedua saham itu diyakini menjadi saham yang paling mampu bertahan di tengah sentimen ketidakpastian akibat pandemi Covid-19.

“Kedua saham itu tidak begitu terpengaruh oleh pandemi, kinerja volume penjualan noodles masih menunjukkan kenaikan,” ujar Suria kepada Bisnis, Rabu (23/9/2020).

Selain itu, Suria menilai saham emiten perkebunan Grup Salim, PT PP London Sumatera Indonesia Tbk. (LSIP), juga patut untuk dilirik seiring dengan harga komoditas minyak sawit yang saat ini tengah bullish.

Kendati demikian, berdasarkan data Bloomberg, sepanjang tahun berjalan 2020 mayoritas saham emiten Grup Salim masih bergerak di zona merah. Hanya saham PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET) yang mencatatkan kinerja secara year to date di zona hijau, yaitu menguat 9,12 persen.

Kinerja terbaik selanjutnya adalah saham PT Unggul Indah Cahaya Tbk. (UNIC) yang hanya melemah 0,78 persen, diikuti oleh INDF yang terkoreksi 6,31 persen, dan saham PT Nippon Indosari Corporindo Tbk. (ROTI) yang turun 6,54 persen.

Sementara itu, ICBP tercatat melemah 7,17 persen, PT Fast Food Indonesia Tbk. (FAST) yang turun 27,06 persen, saham PT Salim Ivomas Pratama Tbk. (SIMP) yang turun 31,48 persen, dan LSIP turun 37,04 persen.

Saham PT Nusantara Infrastructure Tbk. (META) menjadi saham dengan kinerja terburuk di antara Grup Salim dengan bergerak melemah hingga 52,27 persen secara ytd.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indofood rekomendasi saham
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top