Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penjualan SR013 Laris Manis, Target Bank Commonwealth Capai 100 Persen

Executive Vice President Head of Wealth Management & Premier Banking Commonwealth Bank Ivan Jaya mengatakan hingga hari ini penjualan SR013 melalui Bank Commonwealth telah mencapai 100 persen kuota yang mereka sampaikan ke Kementerian Keuangan.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 21 September 2020  |  21:18 WIB
Nasabah sedang melakukan transaksi pembelian Sukuk Ritel SR013 melalui kantor cabang BNI Syariah, Jumat (28/8). - bnisyariah
Nasabah sedang melakukan transaksi pembelian Sukuk Ritel SR013 melalui kantor cabang BNI Syariah, Jumat (28/8). - bnisyariah

Bisnis.com, JAKARTA—Bank Commonwealth mengungkapkan telah mencapai target penjualan sukuk ritel negara SR013 dan optimistis masih bisa menjual lebih.

Executive Vice President Head of Wealth Management & Premier Banking Commonwealth Bank Ivan Jaya mengatakan hingga hari ini penjualan SR013 melalui Bank Commonwealth telah mencapai 100 persen kuota yang mereka sampaikan ke Kementerian Keuangan.

Dia juga optimistis masih bisa menjual di atas target tersebut karena masa penawaran masih tersisa dua hari lagi. Apalagi menurutnya secara historikal hari-hari terakhir penawaran biasanya penjualan sukuk ritel akan meningkat.

“Hal ini dikarenakan sebagian nasabah masih “memarkir” dana di tabungan atau deposito dan akan dipindahkan ke produk SR013 menjelang akhir masa penawaran,” jelasnya kepada Bisnis, Senin (21/9/2020)

Ivan menilai untuk penjualan sukuk ritel kali ini animo investor terbilang baik karena SR 013 ini memberikan yield sebesar 6,05 persen, yang mana yield tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan yield bonds dengan tenor 3 tahun yang berkisar di tingkat 5 persen.

“SR013 memiliki yield yang menarik karena pada saat penetapan kupon hingga sekarang yield obligasi tenor 3 tahun mengalami penurunan,” imbuh Ivan.

Dia menuturkan, perbedaan yield ini diperkirakan dapat memberikan potensi capital gain untuk investor pada saat SR013 dijual di pasar sekunder pada saat 2 bulan mendatang, yakni mulai 11 Desember 2020.

Sementara itu, berdasarkan data yang dilansir dari salah satu mitra distribusi daring per Senin (21/9/2020) pukul 17.00 atau hari ke 25 masa penawaran, penjualan SR013 telah menyentuh Rp18,37 triliun.

Adapun, sisa batas pemesanan tercantum Rp1,62 triliun. Pun, target pemesanan kini kembali naik, yakni dipatok di angka Rp20 triliun. Realisasi penjualan hingga saat ini telah melewati target kuota sebelumnya yakni Rp12 triliun. Bahkan, awalnya pemerintah dan para mitra distribusi hanya menargetkan sukuk ini bisa terjual sekitar Rp5 triliun.

Di sisi lain, realisasi penjualan SR013 juga telah jauh melampaui realisasi penjualan Sukuk Negara Ritel seri sebelumnya yang ditawarkan pada awal tahun ini, SR012, yang mencapai Rp12,14 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi perbankan surat berharga commonwealth bank
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top