Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jasa Marga (JSMR) Gelontorkan Rp6,6 Triliun untuk Proyek Tol Solo-Yogya

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. memiliki saham sebanyak 25 persen di PT Jogjasolo Marga Makmur (PT JMM), pemegang konsesi jalan tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 11 September 2020  |  15:58 WIB
Penandatanganan perjanjian konsesi dan penjaminan proyek jalan tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo di Jakarta, 9/9/2020. - Badan Pengatur Jalan Tol
Penandatanganan perjanjian konsesi dan penjaminan proyek jalan tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo di Jakarta, 9/9/2020. - Badan Pengatur Jalan Tol

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten operator jalan tol PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) bakal merogoh kocek hingga Rp6,6 triliun untuk investasi proyek jalan tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo. Proyek itu akan membentang sejauh hampir 100 kilometer.

Corporate Finance Group Head Jasa Marga Eka Setya Adrianto mengatakan perseroan memiliki saham sebesar 25 persen di PT Jogjasolo Marga Makmur (JMM). Perusahaan ini adalah konsorsium yang memegang konsesi jalan tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo

“Total biaya investasi porsi Jasa Marga di proyek Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo hingga akhir masa konstruksi sesuai dengan kepemilikan saham Jasa Marga di proyek tersebut (25%) adalah sebesar Rp6,659 triliun,” ungkapnya dalam keterangan tertulis kepada Bisnis, Jumat (11/9/2020).

Untuk diketahui, konsorsium PT JMM terdiri dari PT Daya Mulia Turangga & PT Gama Group dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Daya Mulia Turangga dan Gama Group memegang porsi mayoritas 51 persen sedangkan 24 persen saham dimiliki Adhi Karya.

Direktur Utama PT JMM Adrian Priohutomo sebelumnya mengatakan nilai investasi pada proyek jalan tol Solo – Yogyakarta – NYIA Kulon Progo mencapai Rp26,6 triliun. Dia menerangkan, proyek ini membentang sepanjang 96,57 kilometer dan terdiri dari tiga seksi. 

Adrian menjabarkan, seksi 1 membentang dari Kerasura-Purwomartani sejauh 42,37 kilometer. Kemudian berlanjut di seksi 2 sejauh 23,42 kilometer yang menghubungkan Purwomartani dan Gamping. Adapun seksi 3 berjarak 30,77 kilometer.

Dia menuturkan, jalan tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo merupakan bagian dari jaringan jalan tol Trans Jawa yang diharapkan bisa menambah kapasitas aksesibilitas jaringan jalan.

“Jalan tol ini diharapkan bisa menurunkan biaya transportasi dan logistik melalui  satu jaringan tol yang terintegrasi, " jelas Adrian.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol jasa marga
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top