Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penawaran Masuk Lelang SUN Turun, Ini Kata Kemenkeu

Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan Deni Ridwan menunjukkan bahwa yield yang ditawarkan investor masih kompetitif pada lelang 8 September 2020. 
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 08 September 2020  |  20:48 WIB
Pialang memperhatikan Yield SUN Indonesia - Antara/Prasetyo Utomo
Pialang memperhatikan Yield SUN Indonesia - Antara/Prasetyo Utomo

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Keuangan RI menyampaikan kepercayaan pasar terhadap instrumen Surat Berharga Negara (SBN) masih terjaga walaupun terjadi penurunan total penawaran masuk dalam lelang SBN hari ini.

Plt. Direktur Surat Utang Negara (SUN) Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan Deni Ridwan menunjukkan bahwa yield yang ditawarkan investor masih kompetitif pada lelang 8 September 2020. 

Hal itu terlihat dari rata-rata yield tertimbang (weighted average yield) yang dimenangkan dalam lelang hari ini lebih rendah dibandingkan dengan level harga di pasar sekunder sehari sebelum lelang, maupun dari rata-rata yield SUN pekan lalu.

“Kondisi ini menunjukkan bahwa kepercayaan pasar terhadap instrumen SBN masih terjaga,” kata Deni, Selasa (8/0/2020).

Adapun total penawaran masuk dalam lelang SUN kali ini tercatat senilai Rp52,26 triliun atau turun dari penawaran masuk lelang sebelumnya yang mencapai Rp78,34 triliun.

Namun demikian, Deni mengatakan penawaran yang masuk hari ini relatif masih tinggi karena target lelang pemerintah ditetapkan Rp20 triliun. Dengan demikian, bid to cover ratio tercatat sebesar 2,62 persen.

“Dengan mempertimbangkan kondisis likuditas Pemerintah masih memadai, lelang yang dimenangkan sebesar Rp22 triliun,” imbuh Deni.

Dalam lelang hari ini, partisipasi investor asing disebut mendominasi. Di sisi lain, investor asing tampak wait and see di tengah fluktuasi pergerakan nilai tukar rupiah,

Secara keseluruhan, hari ini pemerintah melelang Surat Perbendaharaan Negara (SPN) seri PN03201209 dan SPN12210909 untuk new issuance dan SUN seri FR0086, FR0087, FR0080, FR0083, dan FR0076 untuk reopening.

Jumlah penawaran masuk paling banyak di SUN seri acuan baru bertenor pendek. SUN seri FR0086 yang jatuh tempo pada 15 April 2026 mendapatkan penawaran masuk senilai Rp12,68 triliun. Jumlah nominal yang dimenangkan tercatat sebesar Rp7,60 triliun.

Di posisi kedua, SUN seri FR0087 yang jatuh tempo pada 15 Februari 2031 mendapatkan penawaran masuk Rp12,20 triliun dengan jumlah nominal yang dimenangkan Rp7,35 triliun.

Di sisi lain, SPN03201209 mencatatkan penawaran masuk terendah senilai Rp2,6 triliun, diikuti penawaran masuk FR0083 senilai Rp4,35 triliun.

Selanjutnya, FR0080 mencatatkan penawaran masuk senilai Rp7,87 triliun, FR0076 senilai Rp4,96 triliun, dan SPN12210909 Rp7,58 triliun.  

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sbn surat utang negara
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top