Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ikut Tren Bursa Global, IHSG Dibuka Hijau Saham TRJA Melonjak

Pada perdagangan Jumat (28/8/2020) pukul 09.00 WIB, IHSG naik 0,14 persen atau 7,38 poin menjadi 5.378.85.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 28 Agustus 2020  |  09:02 WIB
Pengunjung melihat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (3/8/2020). Pada penutupan perdagangan awal pekan, IHSG ditutup melemah 2,78 persen atau 143,4 poin ke level 5.006,22. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung melihat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (3/8/2020). Pada penutupan perdagangan awal pekan, IHSG ditutup melemah 2,78 persen atau 143,4 poin ke level 5.006,22. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat seiring dengan menanjaknya bursa global pasca pidato Federal Reserve.

Pada perdagangan Jumat (28/8/2020) pukul 09.00 WIB, IHSG naik 0,14 persen atau 7,38 poin menjadi 5.378.85.

Saham PT Transkon Jaya Tbk. (TRJA) yang baru IPO kemarin kembali melejit 21,79 persen atau 68 poin pada awal perdagangan.

Kresna Sekuritas dalam laporannya menyebutkan Indeks saham AS pada perdagangan kemarin ditutup lebih tinggi dengan indeks DJIA naik 0,57% dan S&P500 naik 0,17%.

Pergerakan indeks dipengaruhi oleh pernyataan The Fed bahwa mereka melakukan pendekatan terbaru terhadap inflasi yang dapat membuat tingkat suku bunga menjadi rendah dalam waktu yang cukup panjang.

Indeks saham Eropa pada perdagangan kemarin ditutup lebih rendah dengan indeks DAX turun 0.71% dan FTSE100 turun 0,75%. Dari regional, pasar Asia pada pagi hari ini dibuka hijau dengan KOSPI naik 0,76% dan Nikkei naik 0.31%.

"Dari dalam negeri, kami perkirakan IHSG akan bergerak di rentang 5.250 - 5.350," papar tim analis Kresna Sekuritas.

Sementara itu, Bursa Asia dibuka menguat setelah Gubernur Federal Reserve Jerome Powell mengumumkan akan mempertahankan suku bunga rendah untuk beberapa tahun ke depan.

Berdasarkan data Bloomberg, pada perdagangan Jumat (28/8/2020), bursa Asia dibuka menguat ditandai dengan kenaikan indeks Nikkei 225 di Jepang sebesar 0,34 persen dan KOSPI di Korea Selatan sebesar 0,44 persen. Di sisi lain, bursa S&P/ASX200 milik Australia mengalami pelemahan 0,45 persen.

Bursa Amerika nyatanya ditutup variatif yang mana indeks Dow Jones dan S&P 500 menguat masing-masing 0,57 persen dan 0,17 persen, sementara indeks Nasdaq parkir pada posisi melemah 0,34 persen.

Keputusan Bank Sentral AS tersebut setidaknya berhasil membangkitkan gairah investor di pasar obligasi negara adidaya itu tercermin dari penguatan yield obligasi 10 tahun yang menguat 6 basis poin menjadi 0,75 persen.

Dalam keterangannya, Powell mengatakan The Fed akan mematok laju inflasi di kisaran rata-rata 2 persen. Hal ini memungkinkan isyarat bahwa tekanan harga melampaui batas setelah mengalami penurunan yang dalam.

Adapun, bursa saham global masih mengalami penguatan di pekan kelimanya didorong oleh kenaikan harga saham teknologi seiring dengan antisipasi investor terhadap progres perkembangan vaksin Covid-19.

Sementara itu, laporan menunjukkan bahwa klaim pengangguran mingguan di Amerika Serikat tetap berada di atas angka 1 juta dan ekonomi berkontraksi sedikit lebih rendah dari perkiraan pada kuartal kedua.

“Powell sangat 'dovish',” kata Peter Boockvar, Chief Investment Officer untuk Bleakley Financial Group. "Kemudian pasar obligasi terbangun, dia ingin inflasi lebih tinggi."


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG saham Indeks BEI
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top