Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pasar Asia Ditutup Variatif, Indeks Kospi Turun 1,05 Persen

Bursa Jepang, Korea, dan Hong Kong ditutup melemah. Sementara itu, bursa saham di China dan Australia menguat.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 27 Agustus 2020  |  14:31 WIB
Bursa Saham Korea Selatan. -  Seong Joon Cho / Bloomberg
Bursa Saham Korea Selatan. - Seong Joon Cho / Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Bursa Asia ditutup dengan hasil variatif seiring dengan sikap pelaku pasar yang menanti pidato Gubernur The Federal Reserve (The Fed) jerome Powell

Dilansir dari Bloomberg pada Kamis (26/8/2020), bursa Topix Jepang ditutup terkoreksi 0,53 persen di posisi 1.615,89. Hal serupa juga terjadi pada indeks Kospi Korea Selatan yang menurun 1,05 persen di posisi 2.344,45.

Sementara itu, indeks Hang Seng Hong Kong terpantau terkoreksi 0,89 persen di level 25.263,80. Indeks Shanghai Composite mengalami kenaikan 0,52 persen di 3.346,94 Adapun, indeks S&P/ASX 200 menguat tipis sebesar 0,16 persen dan parkir di posisi 6.126,19.

Pada hari ini perhatian investor akan tertuju pada SImposium Jackson Hole yang diadakan pada hari ini. Pada simposium tersebut, Gubernur The Fed, Jerome Powell akan berpidato terkait kerangka kebijakan moneter yang akan berfokus pada strategi pengendalian inflasi terbaru.

Para pelaku pasar juga terus memantau kabar terkait progres pengembangan vaksin untuk virus corona. Sementara itu, pemerintah dan bank sentral di negara-negara terus mendukung pemulihan perekonomian dunia dengan beragam kebijakan.

Di sisi lain, tensi hubungan Amerika Serikat dengan China kembali memanas setelah China menembakkan empat misil ke wilayah perairan yang masih menjadi sengketa. 

Merespon hal tersebut, Presiden AS, Donald Trump, akan memperkuat sanksi terhadap perusahaan-perusahaan yang membantu China membangun pangkalan di wilayah tersebut

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bursa Asia indeks kospi indeks topix
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top