Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Genjot Kinerja, Wika Beton (WTON) Kembangkan Bisnis Jasa dan Inovasi Produk

Pengembangan bisnis jasa dan inovasi produk dinilai perlu guna melakukan diversifikasi sumber penerimaan.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 27 Agustus 2020  |  16:07 WIB
Pekerja melakukan pengecekan rutin beton di pabrik milik PT Wijaya Karya Beton. - JIBI/Nurul Hidayat
Pekerja melakukan pengecekan rutin beton di pabrik milik PT Wijaya Karya Beton. - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) atau Wika Beton telah menyiapkan sejumlah strategi guna meningkatkan kinerja perusahaan. Pengembangan lini bisnis dan inovasi produk baru menjadi beberapa langkah yang akan ditempuh.

Direktur Pemasaran dan Pengembangan Wika Beton Kuntjara mengatakan, pihaknya juga akan mengembangkan sektor bisnis jasa perusahaan. Hal ini dinilai perlu guna melakukan diversifikasi sumber penerimaan.

“Kami melihat saat ini adalah waktu yang tepat untuk mengembangkan lini bisnis ini. Kami akan kembangkan inner boring, launching gantry, serta pengelolaan material untuk proyek,” jelasnya dalam paparan publik perusahaan pada Kamis (27/8/2020).

Pada kuartal II/2020, Kuntjara mengatakan sektor jasa berkontribusi sebesar 24,98 persen dari total penerimaan perusahaan. Kontribusi terbesar masih disumbangkan oleh sektor bisnis beton sebesar 73,9 persen dan sisanya oleh bisnis material senilai 1,2 persen.

Selain itu, manajemen juga melakukan efisiensi biaya terutama pada lini produksi beton. Kuntjara menjelaskan, pandemi virus corona membuat tingkat utilisasi pabrik hanya berada di angka 51 persen. Jumlah tersebut jauh dibawah tingkat utilisasi pada 2019 sebesar 83,3 persen.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menunda pembangunan pabrik beton precast baru yang sebelumnya direncanakan. Fokus perusahaan saat ini adalah meningkatkan kapasitas produksi pada pabrik yang sudah ada agar dapat bekerja dengan maksimal setelah pandemi usai.

“Modernisasi alat-alat dan kapasitas mesin produksi sudah kami lakukan. Nantinya, pemutakhiran ini dapat meningkatkan rata-rata produksi sekitar 10 persen,” lanjutnya.

Wika Beton juga akan terus berinovasi mengeluarkan produk-produk baru yang dapat mendatangkan pemasukan bagi perusahaan. Pada tahun lalu, WTON telah merilis Structural health monitoring (SHM) System yang merupakan sistem monitoring periodik menggunakan sensor sensitif

Produk tersebut bertujuan untuk mendeteksi perubahan karakteristik atau kerusakan pada material atau posisi geometris dari suatu struktur yang dapat mempengaruhi kinerja struktur.

WTON juga telah merilis produk bernama Rumah Wika Beton 01 (RWB01). Produk tersebut adalah rumah pracetak yang terdiri dari komponen-komponen struktur seperti balok, kolom, dan panel dinding (wall panel).

“Komponen struktur tersebut sudah diproduksi dahulu di pabrik kami. Sehingga, bahan-bahan dapat langsung dibawa ke lokasi dan dibangun dengan cepat,” jelasnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten wika beton
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top