Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Rencana Vale Indonesia (INCO) Setelah Divestasi

Divestasi memberikan nuansa lain di perseroan. Akan tetapi, aksi korporasi itu tidak serta merta mengubah rencana yang telah dicanangkan sebelumnya.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 26 Agustus 2020  |  13:01 WIB
Pekerja mengeluarkan biji nikel dari tanur dalam proses furnace di smelter PT. Vale Indonesia di Sorowako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Sabtu (30/3/2019). - ANTARA/Basri Marzuki
Pekerja mengeluarkan biji nikel dari tanur dalam proses furnace di smelter PT. Vale Indonesia di Sorowako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Sabtu (30/3/2019). - ANTARA/Basri Marzuki

Bisnis.com, JAKARTA — PT Vale Indonesia Tbk. tetap fokus mengeksekusi sejumlah rencana strategis perseroan setelah divestasi 20 persen saham perseroan kepada Mining Industry Indonesia atau MIND ID.

Direktur Keuangan Vale Indonesia Bernardus Irmanto menjelaskan bahwa divestasi memberikan nuansa lain dari jalannya perseroan. Akan tetapi, aksi korporasi itu tidak serta merta mengubah rencana yang telah dicanangkan sebelumnya.

“Nantinya, setelah MIND ID masuk menjadi salah satu pemegang saham kami, tentu saja mereka akan memiliki perwaklian di dewan komisaris dan direksi. Perwakilan mereka akan memberikan masukan atau usulan tentang kebijakan perusahaan pada masa yang akan datang,” jelasnya melalui paparan publik daring, Rabu (26/8/2020).

Bernardus menyebut MIND ID masih memiliki pemikiran yang selaras dengan perseroan. Hal itu terungkap dalam proses due diligence yang dilakukan.

“Setelah divestasi selesai, kami akan fokus mengeksekusi rencana strategis seperti Pomalaa, Bahadopi, dan juga untuk menaikkan kapasitas produksi di Sorowako sesuai dengan komitmen amandemen kontrak karya,” imbuhnya.

Emiten berkode saham INCO itu mengharapkan kehadiran MIND ID juga dapat menciptakan sinergi dengan anggota holding. Salah satunya dengan PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM). 

“Kehadiran MIND ID akan memperkuat perusahaan dalam hal hubungan dengan stakeholders terutama pemerintah. Kami selalu berpedoman dan berpandangan harus menjadi mitra yang terpercaya buat pemerintah,” imbuhnya.

INCO telah melakukan penandatanganan perjanjian definitif jual beli saham dengan MIND ID untuk melepas 20 persen sahamnya pada 19 Juni 2020. Dalam transaksi itu, Vale Canada Limited dan Sumitomo Metal Mining Co., Ltd akan melepas kepemilikannya masing-masing sebesar 14,9 persen dan 5,1 persen kepada MIND ID.

Dengan demikian, kepemilikan akan berubah menjadi Vale Canada Limited 44,3 persen, MIND ID 20 persen, Sumitomo Metal Mining 15 persen, dan publik 20,7 persen.

Adapun, MIND ID mencaplok 20 persen saham INCO dengan harga Rp2.780 per saham atau senilai Rp5,52 triliun atau setara US$371 juta. Transaksi itu ditargetkan akan selesai pada akhir 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

divestasi vale indonesia tbk
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top