Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wintermar (WINS) Raih Kontrak US$69 Juta

Manajemen Wintermar Offshore Marine Tbk. (WINS) menyatakan di masa pandemi, perseroan tetap dapat memenangkan kontrak-kontrak jangka pendek dan terus berpartisipasi dalam tender untuk mendapatkan kontrak jangka panjang.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 25 Agustus 2020  |  17:44 WIB
Kapal Winposh Ready, salah satu armada tipe Anchor Handling Tug Supply milik PT Wintermar Offshore Marine Tbk. - wintermar.com
Kapal Winposh Ready, salah satu armada tipe Anchor Handling Tug Supply milik PT Wintermar Offshore Marine Tbk. - wintermar.com

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten pelayaran PT Wintermar Offshore Marine Tbk. telah mengantongi kontrak senilai US$69 juta per akhir Juli 2020. Jumlah itu setara Rp1 triliun bila dikonversi ke rupiah (Kurs Rp14.625)

Investor Relations Wintermar Offshore Marine Pek Swan Layanto menyampaikan pada masa pandemi ini perseroan tetap dapat memenangkan kontrak-kontrak jangka pendek dan terus berpartisipasi dalam tender untuk mendapatkan kontrak jangka panjang.

“Walaupun terdapat penurunan tajam pada harga minyak dan pembatalan beberapa kontrak, perusahaan telah dapat memenangkan kontrak-kontrak jangka pendek,” kata Pek Swan melalui keterangan resmi, Selasa (25/8/2020).

Harga minyak sempat anjlok pada April 2020 karena kebijakan lockdown dari sejumlah negara untuk menahan penyebaran virus corona. Harga bahkan sempat terperosok ke level di bawah US$0 per barel karena pandemi yang terjadi memperburuk sentimen gagalnya kesepakatan OPEC+.

Namun demikian, harga minyak perlahan naik dan stabil pada kisaran US$40 per barel saat ini seiring dengan sejumlah negara kembali membuka perekonomian dan aktivitas ekonomi berangsur pulih.

“Apabila harga minyak meningkat kembali, maka terdapat proyek minyak dan gas bumi hingga US$35 miliar di Asia yang tampaknya akan dimulai di tahun-tahun mendatang,” jelas Pek Swan.

Dalam rangka mempertahankan kinerja pada masa pandemi, emiten bersandi saham WINS tersebut juga melakukan ekspansi ke Brunei Darussalam, Myanmar, Malaysia, Thailand, dan Afrika.

Di Asia Tenggara, WINS saat ini berada di peringkat ke-7 dari sisi jumlah kapal. Per Juni 2020, WINS memiliki 46 kapal atau berkurang dari jumlah armada sebelumnya sebanyak 59 kapal.

Adapun sebagai strategi efisiensi, perseroan menjual kapal-kapal tua. Pada tahun ini, WINS menjual 2 kapal mid tier setelah pada tahun lalu menjual 5 kapal dan lay up sebanyak 6 kapal tua.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten wintermar offshore marine
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top