Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PTPP Mulai Pembangunan Bendungan Tamblang, Target Rampung 2022

Bendungan yang termasuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) ini akan menelan biaya sebesar Rp769 miliar. Adapun sumber pembiayaan proyek ini berasal dari APBN.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 12 Agustus 2020  |  19:16 WIB
PT PP Properti Tbk - bumn.go.id
PT PP Properti Tbk - bumn.go.id

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten konstruksi PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk atau PT PP (PTPP) telah melakukan ground breaking atas pembangunan proyek Bendungan Tamblang, di Bali.

Berdasarkan keterangan resmi perusahaan pada Rabu (12/8/2020), bendungan yang termasuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) ini akan menelan biaya sebesar Rp769 miliar. Adapun sumber pembiayaan proyek ini berasal dari APBN.

Proyek yang dimiliki oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai Bali Kementerian PUPR akan dikerjakan dengan masa pelaksanaan proyek 48 bulan secara multiyears.

Adapun luas lahan yang diperuntukan untuk pembangunan bendungan Tamblang mencapai 59,79 hektare yang tersebar di 4 Desa, yakni di Desa Sawan seluas 38,58 hektare, Desa Bila seluas 12,22 hektare, Desa Bontihing seluas 6,49 hektare dan Desa Bebetin seluas 1,48 hektare. 

"Proyek bendungan ditargetkan dapat rampung pada tahun 2022 dan dapat digunakan untuk kebutuhan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTMH) sebesar 0,538 MW (2x269 kwh). Bendungan Tamblang didesain memiliki kapasitas tampungan sekitar 7,6 juta meter kubik dengan tinggi bendungan dari dasar sungai mencapai 68 meter," ujar Direktur Utama PTPP Novel Arsyad dikutip dari keterangan resmi.

Adapun proyek bendungan ini dikerjakan oleh PTPP bersama dengan PT Adi Jaya yang dituangkan dalam bentuk Kerja Sama Operasi (KSO). Novel mengatakan, manfaat pembangunan bendungan ini adalah untuk memenuhi kebutuhan irigasi di Ungkulan seluas 588 hektare dan dapat menjadi pengendali banjir dengan retensi 0,4 persen -0,5 persen terhadap puncak banjir. 

Manfaat lainnya dari kehadiran bendungan ini adalah menjadi penyedia air baku sebesar 510 liter per detik untuk kebutuhan Kecamatan Kubutambahan dan Kecamatan Sawan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ptpp ground breaking proyek strategis nasional
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top