Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kurs Jisdor Menguat ke Rp14.587, Rupiah Berbalik Melemah

Data yang diterbitkan Bank Indonesia pagi ini menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp14.587 per dolar AS, menguat 36 poin atau 0,25 persen dari posisi Rp14.623 pada Rabu (5/8/2020).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 06 Agustus 2020  |  10:44 WIB
Karyawan menghitung uang dolar AS di Kantor Cabang Plaza Mandiri, Jakarta, Rabu (18/3/2020). Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) pada Rabu (18/3) hingga pukul 10.09 WIB, nilai tukar rupiah melemah 140 poin atau 0,93 persen ke posisi Rp15.223 per dolar AS. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar - wsj.
Karyawan menghitung uang dolar AS di Kantor Cabang Plaza Mandiri, Jakarta, Rabu (18/3/2020). Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) pada Rabu (18/3) hingga pukul 10.09 WIB, nilai tukar rupiah melemah 140 poin atau 0,93 persen ke posisi Rp15.223 per dolar AS. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar - wsj.

Bisnis.com, JAKARTA - Kurs rupiah menyentuh posisi Rp14.587 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Kamis (6/8/2020)

Data yang diterbitkan Bank Indonesia pagi ini menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp14.587 per dolar AS, menguat 36 poin atau 0,25 persen dari posisi Rp14.623 pada Rabu (5/8/2020).

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah 49 poin atau 0,34 persen ke level Rp14.599 per dolar AS pukul 10.35 WIB dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Padahal, rupiah sempat dibuka di zona hijau dengan penguatan 73 poin atau 0,5 persen ke level Rp14.477 per dolar AS. Sehari sebelumnya, rupiah ditutup menguat 75 poin atau 0,51 persen ke level Rp14.550 per dolar AS.

Rupiah sebelumnya menguat setelah Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi kuartal II/2020 terkontraksi sebesar 5,32 persen (year on year/yoy).

Di sisi lain, dolar AS mendapatkan tekanan akibat pasat khawatir terhadap potensi gangguan pemulihan ekonomi AS seiring dengan penyebaran Covid-19 tak kunjung terkendali di Negeri Paman Sam itu.

Indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback di hadapan sekeranjang mata uang utama bergerak melemah 0,4 persen ke posisi 93,006.

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan bahwa pasar tidak begitu terkejut terhadap rilis pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II/2020 karena sebelumnya baik pemerintah, Bank Indonesia, maupun para pengamat sudah memberikan peringatan terhadap pertumbuhan yang terkontraksi itu.

“Selain itu, kontraksi pertumbuhan juga hampir terjadi di semua negara baik di AS, Eropa, maupun sebagian Asia, tetapi Indonesia menjadi salah satu yang paling rendah kontraksinya sehingga pasar kembali percaya diri dengan fundamental perekonomian dalam negeri, sehingga arus modal asing kembali membanjiri pasar dalam negeri,” ujar Ibrahim seperti dikutip dari keterangan resminya, Rabu (5/8/2020).

Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor/Rupiah)
TanggalKurs
6 AgustusRp14.587
5 AgustusRp14.623
4 AgustusRp14.697
3 AgustusRp14.713
30 JuliRp14.653
29 JuliRp14.570
28 JuliRp14.543

Sumber: Bank Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gonjang Ganjing Rupiah jisdor
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top