Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Diskon PPh 25 Korporasi Ditambah, Asosiasi Emiten Angkat Bicara

Direktur Eksekutif Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Samsul Hidayat mengatakan diskton tambahan PPh pasal 25 akan menjadi kabar gembira bagi dunia usaha.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 06 Agustus 2020  |  12:27 WIB
Pengunjung memotret layar monitor perdagangan Indeks Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (27/7/2020). Bisnis - Abdurachman
Pengunjung memotret layar monitor perdagangan Indeks Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (27/7/2020). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA — Asosiasi Emiten Indonesia menyambut positif stimulus dalam bentuk tarif diskon tambahan untuk pajak penghasilan (PPh) pasal 25.

Direktur Eksekutif Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Samsul Hidayat mengatakan diskton tambahan PPh pasal 25 akan menjadi kabar gembira bagi dunia usaha. Menurutnya, stimulus itu akan menambah semangat bagi dunia usaha untuk meningkatkan kegiatan.

Secara khusus, Samsul menyebut stimulus itu juga akan sangat membantu emiten. Apalagi, kegiatan ekonomi saat ini tengah bergerak lambat.

“Insentif pemerintah ini akan sangat membantu terutama emiten-emiten yang jenis industrinya sangat terdampak Covid-19,” jelasnya kepada Bisnis, Kamis (6/8/2020).

Berdasarkan data laporan keuangan 383 emiten periode semester I/2020 yang dihimpun Bisnis, hanya 87 emiten yang mampu mencetak pertumbuhan laba bersih. Sisanya, 137 mengalami penurunan laba, 72 perusahaan berbalik rugi, dan 37 di antaranya bertambah rugi.

Dalam pemberitaan Bisnis sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani menuturkan wajib pajak (WP) badan akan mendapatkan tarif diskon tambahan untuk PPh pasal 25 dari sebelumnya 30 persen menjadi 50 persen.

Kebijakan tersebut, kata Sri Mulyani, diambil untuk membantu menggerakkan sektor riil sehingga dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19 dapat lebih ditekan.

Dengan tambahan insentif pajak, perusahaan memiliki cash flow yang lebih baik sehingga dapat melakukan ekspansi usaha pada semester II/2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korporasi Kinerja Emiten pph
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top