Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Rekor Harga Emas Jebol, Laju 5 Saham Ini Terus Naik Tak Terbendung

Laju lima saham yang memiliki bisnis pertambangan emas moncer usai rekor harga emas jebol.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 28 Juli 2020  |  09:21 WIB
Petugas memantau operasi di tempat produksi Tambang Emas PT Bumi Suksesindo (BSI)anak usaha PT Merdeka Cooper Gold Tbk. (MDKA) di Gunung Tumpang Pitu, Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (5/12/2019). - Antara Foto/ Budi Candra Setya.
Petugas memantau operasi di tempat produksi Tambang Emas PT Bumi Suksesindo (BSI)anak usaha PT Merdeka Cooper Gold Tbk. (MDKA) di Gunung Tumpang Pitu, Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (5/12/2019). - Antara Foto/ Budi Candra Setya.

Bisnis.com, JAKARTA - Laju saham lima emiten yang memiliki bisnis pertambangan emas kembali melanjutkan reli menyusul rekor harga emas baru di level Rp1 juta per gram. Harga emas di dalam negeri melonjak seiring dengan kenaikan harga emas dunia yang kian mendekati level US$2.000 per troy ounce.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,28 persen ke posisi 5.129,13. IHSG dibuka di posisi 5.116,66 pada pembukaan perdagangan hari ini, Selasa (28/7/2020).

Di lima menit awal perdagangan, saham lima emiten emas kompak menanjak dengan rentang kenaikan 3 persen hingga 10 persen. 

  • Saham PT J Resources Asia Pasifik Tbk.(PSAB) naik 10,37 persen ke posisi 289
  • Saham PT Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI) naik 6,48 persen ke posisi 230
  • Saham PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) naik 4,3 persen ke posisi 1.940
  • Saham PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) naik 4,14 persen ke posisi 755
  • Saham PT United Tractor Tbk. (UNTR) naik 3,45 persen ke posisi 21.725.

Saham berkode MDKA tercatat sebagai saham dengan nilai transaksi tertinggi dalam lima menit perdagangan dibandingkan dengan empat emiten emas lainnya.Saham MDKA tercatat ditransaksikan sebanyak 24 juta lembar senilai Rp47 miliar.

Menyusul kemudian saham PSAB yang diperdagangkan sebanyak 112 juta lembar dengan nilai transaksi Rp33 miliar. Adapun saham berkode SQMI diperdagangkan sebanyak 32 juta lembar dengan nilai Rp7 miliar.

Kenaikan harga saham emiten pertambangan emas dalam seminggu terakhir turut mendongkrak kinerja dalam periode tiga bulan terakhir. Saham PSAB mencetak return 52,63 persen dalam periode 3 bulan.

Kemudian saham UNTR juga naik 26,59 persen dalam periode tiga bulan atau selepas IHSG menyentuh titik terendah pada 24 Maret 2020. Kenaikan fantastis juga dialami MDKA yang mana mencetak return 32 persen dalam tiga bulan terakhir.  Tidak ketinggalan, produsen emas milik negara, ANTM juga mencatat kenaikan harga saham 49 persen dalam tiga bulan terakhir.

Untuk diketahui, laju saham emiten pertambangan emas tidak terlepas dari reli harga emas yang bikin geleng kepala. Harga emas kini sudah mendekati level US$2.000 per troy ounce. Adapun di dalam negeri, harga emas per gram sudah dibanderol Rp1 juta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Emas Hari Ini Harga Emas Antam antam merdeka copper united tractors j resources
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top