Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Eropa Kucurkan Stimulus, Bursa AS Perpanjang Reli Awal Perdagangan

Bursa saham Amerika Serikat memperpanjang relinya setelah para pemimpin negara Uni Eropa akhirnya mencapai kesepakatan terkait stimulus penanganan Covid-19.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 21 Juli 2020  |  21:15 WIB
Wall Street. - Bloomberg
Wall Street. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Amerika Serikat memperpanjang relinya pada awal perdagangan hari ini, Selasa (21/7/2020), setelah para pemimpin Uni Eropa menyepakati paket stimulus untuk rencana pemulihan ekonomi.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks saham acuan S&P 500 menanjak 0,56 persen atau 18,18 poin ke level 3.270,02 pukul 9.42 waktu New York.

Bersama S&P 500, indeks Dow Jones Industrial Average naik tajam 1,12 persen atau 298,12 poin ke posisi 26.978,99 dan indeks Nasdaq Composite menguat 0,32 persen atau 34,28 poin ke level 10.801,37.

Laporan kinerja perusahaan dan perkembangan positif seputar vaksin Covid-19 menambah sentimen yang telah mendorong kenaikan S&P 500 sebesar 8 persen sejak 26 Juni. Sementara itu, saham IBM Corp. melonjak setelah penjualannya melampaui perkiraan.

Secara keseluruhan, minat investor terhadap aset-aset berisiko menanjak di seluruh dunia pada perdagangan hari ini, didorong oleh tercapainya kesepakatan paket stimulus Eropa.

Para pemimpin negara Uni Eropa akhirnya mencapai kesepakatan terkait stimulus penanganan Covid-19 setelah melakukan negosiasi panjang di Brussels sejak Jumat (17/7/2020).

Dari nominal 750 miliar euro yang akan dikucurkan UE, sebanyak 390 miliar euro di antaranya bakal berwujud dana hibah. Sedangkan 360 miliar euro sisanya disalurkan dalam bentuk pinjaman jangka panjang.

Paket stimulus ini ditujukan untuk menarik ekonomi mereka keluar dari resesi terburuk serta dan memperketat obligasi keuangan yang menyatukan 27 negara mereka.

Perusahaan-perusahaan teknologi juga melanjutkan reli yang tampaknya tak terhentikan. Indeks Nasdaq 100 bersiap menambah 25 persen kenaikannya tahun ini yang sebagian besar disumbang oleh saham Amazon.com pada perdagangan Senin (20/7/2020).

“Pasar, terutama saham teknologi, bergerak merespons kabar baik dan buruk, yang memberi tahu kita semua bahwa ini tentang momentum dan bukan tentang fakta,” tutur Kepala strategi pasar di CMC Markets Asia Pacific Pty. Michael McCarthy.

Sejalan dengan bursa AS, indeks Stoxx Europe 600 menguat 0,7 persen dan indeks MSCI Emerging Market melonjak 1,9 persen.

Di pasar mata uang, nilai tukar euro terhadap dolar AS turun 0,1 persen menjadi level US$1,144, nilai tukar pound sterling menguat 0,4 persen ke US$1,2706, dan Bloomberg Dollar Index terkoreksi 0,3 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

uni eropa bursa as stimulus
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top