Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bikin Geleng Kepala, Harga Emas Tembus Rekor Lagi

Harga emas terus naik antara lain disebabkan oleh pelonggaran kebijakan moneter danimbal hasil riil yang rendah. Level harga emas saat ini sudah melampaui harga tertinggi sejak 2011.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 21 Juli 2020  |  15:21 WIB
Bikin Geleng Kepala, Harga Emas Tembus Rekor Lagi
Emas batangan. - bloomberg
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Harga emas dunia semakin berkilau dengan menembus level US$1.820 per troy ounce.

Berdasarkan data Bloomberg, hingga pukul 14.45 WIB harga emas berjangka di bursa Comex maupun harga emas di pasar spot terkerek menembus level resistan US$1.820. Level harga emas saat ini sudah melampaui harga tertinggi sejak 2011.

Harga emas Comex untuk kontrak Agustus 2020 terpantau bertengger d level US$1.823,60, naik 6,2 poin atau 0,34 persen. Sementara itu, harga emas di pasar spot juga mendekati harga emas berjangka yang mana naik 0,24 persen ke level US$1.822,12 per troy ounce.

Di dalam negeri, harga emas Antam ukuran 1 gram yang kerap menjadi acuan naik Rp7.000 ke posisi Rp963.000. Di Pegadaian, harga jual emas Antam ukuran 1 gram bahkan dibanderol Rp975.000 atau naik Rp10.000 dibandingkan dengan posisi kemarin.

Monex Investindo Futures melaporkan harga emas bertahan dekat level tertinggi pada Selasa (21/7/2020) karena investor terus memburu aset aman di tengah membanjirnya stimulus di pasar keuangan di negara maju.

"Selain itu ada ekspektasi suku bunga rendah dalam jangka panjang dan penurunan nilai mata uang," tulis tim analis Monex. 

Sebelumnya, Citigroup melansir kenaikan harga emas didorong oleh pelonggaran kebijakan moneter, imbal hasil riil yang rendah, rekor arus masuk tercatat ke dalam exchange-traded funds (ETF), dan peningkatan alokasi aset.

Harga emas diperkirakan akan menanjak ke level tertinggi sepanjang masa dalam enam hingga sembilan bulan ke depan. Bahkan, ada kemungkinan 30 persen untuk menembus level US$2.000 per troy  ounce dalam tiga hingga lima bulan ke depan.

“Hanya masalah waktu untuk [harga emas] mencapai level tertinggi baru dalam dolar AS,” tulis Citigroup dalam laporannya seperti dikutip dari Bloomberg.

Citigroup adalah salah satu dari sekian banyak pengamat pasar yang memprediksi apakah emas akan menguji atau melampaui rekor sebelumnya ketika kebangkitan kasus baru Covid-19 di beberapa bagian dunia menunjukkan pemulihan ekonomi global yang berkepanjangan dan tidak merata.

Pandemi Covid-19 telah mendorong banyak investor memburu aset-aset safe haven sekaligus mendongkrak harga emas di pasar spot melonjak 19 persen sepanjang tahun ini ke level tertinggi sejak 2011.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Emas Hari Ini Harga Emas Antam harga emas comex harga emas pegadaian
Editor : Rivki Maulana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top